juragan valas

Penyebab Inflasi

penyebab inflasi Rp 00.00
Sudah menjadi rahasia umum bila data fundamental mampu menggerakkan market. Bahkan bisa membalikkan arah tren sebelumnya. Tapi dibalik itu ternyata ada data yang menyebabkan inflasi.

Pada tahu kan inflasi efeknya bagi keuangan? Yap inflasi akan membuat semua barang naik. Sembako, cabe, beras, dan masih banyak lagi lainnya.

Untuk itu artikel ini akan memberitahu nih data fundamental mana yang menyebabkan inflasi. Penasaran apa saja data tersebut? Yuk simak uraian di bawah ini.

Ketika ada rilis berita, biasanya kita nongkrong dulu di kalender ekonomi. Tak lupa cemilannya kacang goreng, es teh, sama indomie...wkwkwk.. tapi kalau anak kost ya paling permen 1 biji..wakakaa.. Dan saatnya kita ketahui rilis data apa saja yang menyebabkan inflasi :

Consumer price index

pabrik pengolahan cabe
Gambar 1. Cabe

Nomor indeks ini akan mengukur harga rata-rata dari barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat. Contohnya harga sembako, BBM, dan barang keperluan sehari-hari.

Producer price index

pengisian bahan bakar premium
Gambar 2. SPBU

Nilai index ini akan menghitung perubahan harga dari produsen pusat. Misalnya Indonesia kalau BBM ya langsung dari pertamina. Kalau Emas langsung dari PT Antam.

Gross domestic product

pembuatan batik asli Indonesia
Gambar 3. Kerajinan Batik

Nilai produk ini akan menghitung produk barang dan jasa yang dihasilkan dalam negeri saja selama satu tahun.

Manufacturing index

pambrik pembuatan mobil
Gambar 4. Otomotif

Nilai yang didata akan menghitung index semua bisnis di sektor manufaktur. Biasanya akan ditambah jenis manufaktur tertentu. Contoh Philadelphia Fed Manufacturing Index.

Industrial production

pabrik pengolah barang tambang
Gambar 5. Produk Tambang

Data ini akan mengukur total produksi dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan pelayanan publik. Contohnya listrik, air, gas, transportasi, dan lain-lain.

Consumer spending

pengeluaran bulanan masyarakat untuk keperluan sehari-hari
Gambar 6. Ongkos Belanja

Data ini akan menghitung nilai pengeluaran konsumen saat membeli barang dan jasa secara masal. Cara melihatnya ya dari laporan penjualan produsen ke konsumen.

Consumer confidence

orang makmur beli mobil baru
Gambar 7. Orang Kaya Beli Mobil Baru

Data ini akan mengukur tentang bayaknya masyarakat yang merasa makmur, dengan standar hidupnya meningkat. Contoh : mereka yang lebih makmur akan banyak membelanjakan uangnya untuk membeli rumah dan kendaraan baru.

Retail sales

toko grosir khusus makanan ringan atau snack
Gambar 8. Toko Makanan Ringan

Data ini akan mengukur penjualan dari toko retail dan restoran. Termasuk toko furniture, dan toko elektronik.

New home sales

pembuatan rumah baru
Gambar 9. Pembuatan Rumah Baru

Data ini akan menghitung jumlah rumah yang dibangun di suatu negara.

Existing home sales

pembelian rumah baru oleh konsumen
Gambar 10. Pembelian Rumah Baru

Data ini akan mengukur pengeluran konsumen karena membeli rumah.

Non-farm payroll

gaji yang bakal dibayarkan perusahaan kepada karyawannya
Gambar 11. Gaji Pekerja

Data ini akan melaporkan jumlah upah yang dibayarkan kepada tenaga kerja.

Semua data tersebut penting karena menggambarkan inflasi. Jika Inflasi tinggi, maka kurs mata uang akan menguat. Sebaliknya bila inflasi rendah maka kurs mata uang akan melemah.

Share this on Google+
Kenapa Disebut PinBar
Tambahkan

0 komentar:

Post a Comment