juragan valas

Kesehatan Buruk

alasan pada kesehatan yang buruk Rp 00.00
Untuk mencapai tingkat kesuksesan, seorang Trader tentu mengalami banyak hambatan. Tidak sedikit dari mereka memberikan alasan yang menurut kami tidak perlu diucapkan.

Pekerjaan yang terlalu banyak, ataupun kesehatan yang menurun menjadi salah satu sebab Trader tidak mampu melakukan pembelajaran trading. 

Sayangnya itu hanya alasan saja bukan kejadian yang sebenarnya menimpa diri mereka. Artikel berikut ini menyampaikan pesan kepada kita bahwa menjadi orang berhasil tidak memerlukan alasan apapun termasuk dalam kesehatan.

Banyak orang ingin melakukan kegiatan namun ia selalu berkata : "Tetapi kesehatan Saya Buruk". Dalih kesehatan seperti ini merebak ke seluruh masyarakat, mulai dari "Saya kok merasa tidak enak badan," hingga yang lebih spesifik "Hmm... rasanya ada yang tidak beres pada diri saya".

Kesehatan yang "buruk", di dalam ratusan istilah yang berbeda, digunakan sebagai alibi untuk gagal melakukan apa yang seseorang ingin lakukan. Orang-orang yang terserang penyakit kegagalan tidak akan menerima tanggung jawab lebih besar, tidak menghasilkan uang lebih  banyak, dan tidak mencapai keberhasilan.

trader berhasil
Gambar 1. Trader Sukses

Jutaan orang menderita penyakit kegagalan ini. Namun apakah merupakan dalih yang patut diucapkan oleh calon seorang Trader ? Pikirkan sejenak tentang semua orang yang menurut Anda sangat berhasil. Yang menurut Anda kenal  tapi tidak mau menggunakan faktor kesehatannya sebagai alasan.

Sahabat saya yang menjadi dokter atau mereka yang sudah menjadi ahli bedah mengatakan kepada saya bahwa tidak ada orang yang memiliki kesehatan sempurna. Ada suatu hal yang kurang beres pada fisik semua orang. Banyak yang menyerah pada kesehatannya tetapi orang yang berpikiran sukses tidak akan membiarkan penyakit kegagalan menyerang dirinya.

menjadi seorang yang sukses dan berhasil
Gambar 2. Mencoba Sukses

Saya punya cerita menarik, kebetulan waktu itu baru saja selesai memberikan seminar ketika seorang berusia sekitar tiga puluh tahun meminta untuk berbicara dengan saya secara empat mata. Ia memuji ceramah saya, tetapi kemudian ia berkata, "Saya khawatir ucapan Anda tadi tidak banyak berguna buat saya. Kebetulan jantung saya lemah, dan harus sering-sering memeriksakan diri ke dokter."

Ia menjelaskan bawa sudah menemui empat orang dokter, tetapi mereka tidak dapat menemukan penyakitnya. Dia meminta saran saya tentang apa yang sebaiknya ia lakukan. "Oke" saya berkata, "Saya tidak tahu apa-apa tentang jantung Anda, tetapi sebagai sesama orang awam, ada tiga hal yang akan saya kerjakan. Pertama, saya akan menemui seorang spesialis jantung terbaik, dan menerima diagnosisnya sebagai keputusan final".

kunci kesuksesan dan keberhasilan
Gambar 3. Sukses

"Anda sudah mengecek dengan empat dokter dan tak seorang pun menemukan sesuatu yang aneh dengan jantung Anda. Biarkan dokter kelima menjadi dokter terakhir yang memberikan keputusan tentang penyakit Anda. Kemungkinan besar jantung Anda malah memang sehat. Namun, jika Anda terus khawatir tentang itu, akhirnya mungkin benar-benar mengidap penyakit jantung. Khawatir tentang penyakit jantung akhirnya menyebabkan Anda menjadi benar-benar mengidapnya".

Untuk itu cobalah tidak membesar-besarkan alasan kesehatanmu. Biarkan saja kesehatan berjalan sesuai dengan mestinya. Jangan pernah membuat keputusan dengan membuat alasan kenapa Anda tidak berhasil dan menyalahkan kesehatan Anda sendiri.

Share this on Google+
Penyakit Dalih | Emosi
Tambahkan

0 komentar:

Post a Comment