juragan valas

Penyakit Diabetes

kisah menarik penderita diabetes Rp 00.00
Artikel kali ini menceritakan pengalaman seorang teman. Kebetulan ia terkena penyakit diabetes. Banyak orang merasa ketika penyakit ini menyerang dirinya, seluruh hidupnya akan dijalani dengan kekhawatiran.

Teman saya ini merasa tidak masalah dengan penyakit diabetes. 

Mungkin sebagian dari trader mengalami trauma, khawatir, atau rasa frustasi dalam mempelajari trading. Dan sikap mental teman saya ini akan menularkan optimisme dalam menjalani hidup.

Perkenalkan nama saya Jack. Saya pernah memiliki pengalaman menarik tentang penyakit diabetes. Kebetulan saya menderita diabetes, jadi sedikit banyak tahu apa yang dikhawatirkan oleh orang yang mengidap penyakit ini.

Setelah tahu bahwa saya mengidap penyakit diabetes, saya diperingatkan oleh dokter, "Diabetes adalah penyakif fisik, namun masalah terbesar biasanya ditimbulkan karena sikap negatif penderitanya. Khawatirlah terhadap penyakit ini maka Anda akan benar-benar mengalami kesulitan".


kekhawatiran akan penyakit diabetes
Gambar 1. Konsultasi Dokter


Sejak mengetahui penyakit diabetes, secara tidak langsung saya juga mengenal lebih banyak penderita diabetes lain. Disinilah apa yang diucapkan dokter tadi mulai terlihat. Ada seorang teman mengidap gejala diabetes ringan. Walaupun hanya gejala ia termasuk orang yang memiliki hidup merana.

Ia takut akan cuaca, biasanya kalau pergi kemana-mana selalu mengenakan pakaian tebal. Ia juga takut bekerja terlalu keras sehingga malah hampir tidak melakukan apa pun. Sebagian besar hidupnya dihabiskan untuk khawatir tentang apa yang mungkin terjadi.


takut akan penyakit diabetes
Gambar 2. Khawatir pada Gejala Diabetes


Sungguh hal ini membosankan orang lain dengan menceritakan kepada mereka "betapa mengerikan" penyakitnya. Penyakit yang sebenarnya bukanlah diabetes melain hanya gejalanya saja. Ia adalah korban dari dalih kesehatan. Ia mengasihani diri hingga menjadi abnormal.


Share this on Google+
Dalih Kesehatan | Kisah Anton
Tambahkan

0 komentar:

Post a Comment