juragan valas

Hukum Forex

hukum forex secara syar'i Rp 00.00
Banyak orang berpikir transaksi forex online merupakan bentuk keharaman. Mereka berpendapat terjadinya aksi jual beli tentu harus ada jumpa dan keridhoan.

Ada lagi yang mengharamkan trading forex online dikarenakan tidak ditemukan barang. Istilah lainnya produk tidak nyata atau imajiner. 

Begitu pula dengan pandangan trading forex online bukan uang fisik dan lebih condong kepada perjudian. Semua itu akan kita bahas pada artikel ini begitu juga dengan pemaparan langsung diambil dari Al-Hadits maupun Al-Qur'an.

Trading forex online itu dihalalkan lho. Alasannya sangat jelas deh bahwa trading forex online dapat ditransaksikan antar mata uang. Setiap pair mata uang terdiri-dari 2 mata uang atau lebih. Hal ini diperbolehkan karena menurut Hadits transaksi mata uang yang berbeda hukumnya adalah halal.

Dari Umar bin Khattab, Nabi s.a.w bersabda: “(Jual-beli) emas dengan perak adalah riba kecuali (dilakukan) secara tunai.” [HR Muslim, Tirmidzi, Nasa’i, Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad]


jual beli secara kontan
Gambar 1. Jual Beli Secara Langsung


Forex online identik dengan penjualan langsung. Setiap perubahan tick pergerakan market sudah mengandung penjualan dan pembelian. Hal itu terlihat dari transaksi EURUSD berikut ini :

- BUY EURUSD = Beli EUR sekaligus Jual USD
- SELL EURUSD = Jual USD sekaligus Beli USD

"…Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba…" [Al Baqarah :275]


transaksi atas dasar sama-sama rela
Gambar 2. Transaksi Atas Dasar Kerelaan


Setiap transaksi yang kita pilih merupakan kesepakatan/akad yang terjalin sewaktu kita memutuskan transaksi buy/sell. Dikala kita klik buy saat itu juga ada orang lain yang melakukan sell. Semua saling terkoneksi dan saling melakukan transaksi dengan penuh kerelaan.

Dari Abu Sa’id al-Khudri: Rasulullah SAW bersabda, ‘Sesungguhnya jual beli itu hanya boleh dilakukan atas dasar kerelaan (antara kedua belah pihak)’ [HR. al-baihaqi dan Ibnu Majah, dan dinilai shahih oleh Ibnu Hibban].

Jadi, pada prinsipnya hukum asal jual beli valuta asing ini adalah mubah (boleh). Yang penting masih memenuhi syarat sebagai berikut :

1. Penukaran secara tunai
2. Penukaran dengan nilai yang setara
3. Penukaran di tempat / saat itu juga.
4. Tidak ada unsur maysir (gambling, spekulasi, maupun riba)
5. Ada kebutuhan akan mata uang untuk simpanan atau berjaga jaga.


uang kertas
Gambar 3. Uang Kertas


Hadis Nabi riwayat Muslim dari Abu Sa’id al-Khudri, Nabi s.a.w bersabda: Janganlah kamu menjual emas dengan emas kecuali sama (nilainya) dan janganlah menambahkan sebagian atas sebagian yang lain; janganlah menjual perak dengan perak kecuali sama (nilainya) dan janganlah menambahkan sebagaian atas sebagian yang lain; dan janganlah menjual emas dan perak tersebut yang tidak tunai dengan yang tunai. [HR Muslim, Tirmidzi, Nasa’i, Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad]

Trading (jual-beli) valas ini memiliki produk berupa kurs. Nilai intrinsik yang ada pada uang fisik disebut kurs. Uang kertas dapat bernilai karena memiliki kurs. Uang kertas hanya berupa kertas biasa tanpa harga jika nilai intrinsiknya ditiadakan.

Share this on Google+
Tambahkan

1 komentar:

Bila masih memiliki pertanyaan seputar hukum forex online, jangan sungkan untuk meninggalkan komentar.

terima kasih.. :)

Post a Comment