juragan valas

Kajian Market

kajian market forex Rp 00.00
Bentuk dari segala jenis strategi yang hadir saat ini merupakan suatu cara yang bisa menghantarkan seorang trader menghasilkan profit. Namun dibalik dari strategi itu hanya bisa digunakan untuk menganalisis market tertentu.

Artikel ini akan mengkaji secara lebih dalam tentang potensi profit dari penggunaan strategi.

Lebih khusus lagi, artikel ini memberitahukan bahwa semua bentuk strategi hanya bisa mengenali satu kondisi saja. Apa itu? Kita pelajari sama-sama.

Semua trader pasti dapat mengenali bahwa untuk bisa trading tentu membutuhkan strategi. Penggunaan strategi tidak terfokus pada teknik maupun tata cara semata, melainkan dengan mencari berbagai alat perdagangan berupa indikator, script, hingga EA.

Tak salah memang dengan memanfaatkan alat-alat tersebut, trader bisa terbantu. Namun ada suatu hal yang tidak kita pikirkan sebelumnya ternyata semua jenis alat perdagangan hanya dikhususkan kepada kondisi tren naik.

market sedang mengalami tren naik
Gambar 1. Market Bullish (naik)

Ya... kondisi naik inilah yang digunakan dasar dalam pembuatan indikator, alat transaksi, hingga teori-teori yang muncul dihadapan kita. Secara garis besar, market tidak bisa terdeteksi oleh alat perdagangan apapun selama market mengalami pergerakan menurun.

Sebagai contoh dari teori Darvas Box, hanya dapat dimanfaatkan pada kondisi naik. Ada lagi penggunaan support resisten, sangat cocok diterapkan pada pergerakan naik. Tak hanya itu, indikator-indikator dasar sejenis MA, stochastic ossilator juga mengikuti aturan yang sama, bullish menjadi patokan.

data saham
Gambar 2. Data-data Saham

Lalu kenapa semua alat transaksi menginduk kepada pergerakan naik? Jawabannya jelas bahwa sumber dari analisa teknik maupun fundamental berasal dari saham. Sudah bertahun-tahun teori trading lahir dari saham, sedangkan saham sendiri hanya memanfaatkan kondisi bullish dan mengesampingkan bearish.

Hingga akhirnya trader lain diluar saham secara tidak langsung mengikuti apa yang telah tertulis pada teori dan alat bantu transaksi tersebut sebagai bagian dari analisa mereka. Pesan saya, bila memang ingin disiplin mengaplikasikan teori, hindari trading ketika market sedang down / turun. Biarkan market melemah, tunggu sampai terjadinya bullish.

Share this on Google+
Kepastian
Tambahkan

1 komentar:

punya sudut pandang yang berbeda? sampaikanlah pada kotak komentar ini gan :)

Post a Comment