juragan valas

Jalur Ekspres

jalur express Rp 00.00
Mencapai kesuksesan tidak harus terlihat sekarang. Namun tataplah masa depan. Perencanaan dan semangat untuk menghadapi hari-hari kedepan sangat diperlukan.

Diartikel ini, kita akan melihat bagaimana orang yang sebelumnya biasa saja dengan penghasilan pas-pasan mampu menunjukkan jiwa besar dan sukses.

Jangan berpikir, hidup kecil sekarang merupakan takdir yang tidak dapat diubah. Rubahlah mulai dari sekarang karena diri Anda saat ini adalah hasil pikiran kecil dimasa lalu.

Sesudah suatu sesi pelatihan beberapa minggu yang lalu, seorang pemuda datang menemui saya dan bertanya apakah ia boleh berbicara dengan saya selama beberapa menit. Saya tahu bahwa anak muda ini, yang kini berusia sekitar 26 tahun, selama ini merupakan anak yang sangat kurang mampu. 

Ia pernah mengalami banyak sekali kemalangan menjelang dewasa. Saya juga tahu bahwa ia sudah berusaha keras menyiapkan diri untuk masa depan yang mantap.

Sambil minum kopi, kami dengan cepat menyusun masalah teknisnya dan diskusi kami beralih pada bagaimana orang dengan sedikit harta milik harus memandang ke arah masa depan. Komentarnya memberikan jawaban yang terus terang dan sehat.

pas pasan
Gambar 1. Kantong Kering

"Saya punya kurang dari £70 di bank. Pekerjaan saya sebagai juru tulis tidak menghasilkan banyak uang dan tidak menuntut banyak tanggung jawab. Mobil saya sudah berumur empat tahun dan saya bersama istri tinggal di sebuah flat kecil di lantai dua.

"Tapi, profesor," ia melanjutkan, "Saya bertekad untuk tidak membiarkan apa yang belum saya miliki menghentikan kemajuan saya." Itu adalah pernyataan yang membangkitkan minat, maka saya mendesaknya untuk menjelaskan.

"Begini," ia melanjutkan, "Saya sudah menganalisis banyak orang belakangan ini, dan saya melihat bahwa orang yang tidak mempunyai banyak harta memandang diri mereka sebagaimana adanya sekarang. Itu saja yang mereka lihat. Mereka tidak melihat ke masa depan, mereka cuma menatap masa sekarang yang menyedihkan. "Tetangga saya merupakan contoh yang baik." 

Ia selalu mengeluh mengenai pekerjaannya yang bergaji kecil, pipa leding yang selalu bocor, keberuntungan yang diperoleh orang lain, berbagai rekening yang menumpuk. Ia mengingatkan dirinya begitu sering tentang kemiskinannya sehingga sekarang ia hanya mengasumsikan bahwa ini adalah keadaan dirinya yang permanen. 

Ia bertindak seolah ia dihukum seumur hidup untuk tinggal di flatnya yang menyedihkan." Teman saya jelas berbicara dari hatinya yang tulus, dan sesudah diam sejenak ia menambahkan, "Jika saya memandang diri saya semata sebagaimana adanya : mobil tua, pendapatan kecil, apartemen murah, diet sederhana, tidak melihat seorang pun, melainkan hanya orang yang gagal, maka saya tidak akan menjadi siapa pun dan hanya menjadi orang gagal seumur hidup.

"Tetapi, saya memutuskan untuk memandang diri sebagai orang sebagaimana yang saya inginkan dalam beberapa tahun mendatang. Saya memandang diri saya bukan hanya sebagi juru tulis, melainkan sebagai seorang eksekutif." 

"Saya tidak melihat apartemen yang kumuh. Saya melihat sebuah rumah yang bagus di pinggiran kota. Dan ketika saya memandang diri saya sendiri dengan cara itu, saya merasa lebih besar dan berpikir lebih besar. Dan saya mempunyai banyak sekali pengalaman pribadi untuk membuktikan bahwa saya berada pada jalan yang benar."

perencaan untuk sukses
Gambar 1. Sukses dan Banyak Uang

Bukankah merupakan rencana yang hebat untuk menambahkan nilai pada diri sendiri? Orang muda ini berada pada jalur ekspres menuju sukses. Ia telah menguasai prinsip dasar bahwa yang penting bukan apa yang orang miliki, melainkan berapa banyak yang ia rencanakan untuk ia capai. Nilai yang diberikan dunia atas diri kita ditentukankan oleh harga yang kita berikan kepada diri kita sendiri.

Share this on Google+
Tukang Susu | Rahasia Menambah Nilai
Tambahkan

0 komentar:

Post a Comment