juragan valas

Gagasan

ide kreatif Rp 00.00
Banyak hal tentang gagasan. Contohnya ketika seorang arsitek memperoleh gagasan untuk suatu gedung baru, ia pun membuat gambar pendahuluan.

Apabila ahli periklanan yang kreatif mendapatkan gagasan untuk suatu iklan TV yang baru, ia memproyeksikannya ke dalam serangkaian gambar yang mengesankan.

Jika penulis yang mendapat gagasan, ia pun menyiapkan draf pertama. Banyak gagasan yang bisa merubah hidup orang. Artikel ini akan menunjukkan kepada Anda bahwa gagasan bisa menjadi bernilai.

Catatan: Bentuklah gagasan di atas kertas. Ada dua alasan yang bagus sekali untuk ini. Jika gagasan mengambil bentuk nyata, Anda dapat benar-benar melihatnya, melihat kelemahannya, mendeteksi apa yang perlu dipoles.

Kemudian gagasan juga harus 'dijual' kepada seseorang: pelanggan, karyawan, bos, teman, anggota klub, investor. Sesorang harus 'membeli' gagasan tersebut; kalau tidak, gagasan tadi tidak bernilai.

catatan
Gambar 1. Catatan Penting

Pada suatu musim panas saya dihubungi oleh dua orang wiraniaga asuransi jiwa. Keduanya ingin mengerjakan program asuransi saya. Keduanya berjanji akan kembali dengan rencana untuk membuat perubahan yang diperlukan.

Wiraniaga pertama memberi saya presentasi lisan. Ia memberitahu saya secara lisan apa yang saya perlukan, tetapi saya segera menjadi bingung. Ia menyampaikan rincian pajak, pilihan, jaminan sosial, semua rincian teknis mengenai asuransi. Terus terang ia membuat saya bingung, dan saya harus mengatakannya demikian kepadanya.

Wiraniaga kedua menggunakan pendekatan yang berbeda. Ia membuat rekomendasinya dalam bentuk bagan. Saya dapat memahami proposalnya dengan mudah dan cepat karena saya benar-benar dapat melihatnya. Ia berhasil menjual kepada saya.

alur program marketing
Gambar 2. Bagan Penjualan

Putuskan untuk membuat gagasan Anda dalam bentuk yang dapat dijual. Gagasan yang disajikan dalam bentuk gambar atau diagram memiliki daya jual yang jauh lebih besar daripada gagasan yang dijelaskan hanya dalam bentuk lisan.

Share this on Google+
Catatan Kecil | Persepsi
Tambahkan

0 komentar:

Post a Comment