juragan valas

Kisah Kenalan

kisah unik Rp 00.00
Ada seorang akuntan muda di sebuah pabrik cat memberitahu saya tentang usahanya yang sangat berhasil dan dicetuskan oleh gagasan orang lain. "Saya tidak pernah terlalu berminat akan bidang real estate," ia berkata kepada saya. 

"Saya menjadi akuntan profesional selama beberapa tahun sangat terikat pada pekerjaan." 

"Suatu hari, seorang teman saya, kebetulan agen real estate mengundang saya dalam jamuan makan siang yang diadakan oleh Asosiasi real estate setempat."

Pembicara hari itu adalah seorang berusia lanjut yang sudah melihat perkembangan kota. Pembicaraannya adalah tentang 'Dua Puluh Tahun yang akan Datang.' Ia meramalkan bahwa kota tersebut akan terus berkembang jauh ke tanah petanian yang ada di sekelilingnya. 

Ia juga meramalkan bahwa akan ada permintaan untuk tanah yang luas sekitar 2 hingga 5 hektar dan itu cukup besar bagi usahawan atau kelas profesional untuk mempunyai kolam renang, kuda, kebun dan hobi lain yang memerlukan tempat luas.

perumahan elit
Gambar 1. Proyek Perumahan

"Pembicaraan orang ini merangsang saya. Apa yang ia jabarkan adalah persis seperti yang saya kehendaki. Beberapa hari berikutnya saya bertanya kepada beberapa teman apa pendapat mereka tentang gagasan mengenai seseorang yang mempunyai tanah seluas 5 hektar. Semua orang yang saya tanyakan berkata, 'Saya sangat menyukainya.'

"Saya terus memikirkan hal ini dan berusaha mencari cara bagaimana saya dapat mengubah gagasan ini menjadi laba. Kemudian, suatu hari sewaktu saya mengemudi ke tempat kerja, jawabannya muncul begitu saja." 

"Mengapa tidak membeli sebuah pertanian dan membaginya menjadi beberapa kapling? Saya menghitung tanah itu mungkin bernilai lebih besar dalam beberapa kapling yang relatif kecil ketimbang dalam satu bentangan besar. "Saya mendapatkan sebidang tanah bekas pertanian seluas 50 hektar dengan harga di bawah £100.000. Saya membelinya, membayar uang muka sepertiga dan mencicil untuk sisanya.

"Berikutnya, saya menamam benih di tempat yang tidak ada pohonnya. Saya melakukan ini karena seorang pengusaha real estate yang menguasai bisnisnya mengatakan kepada saya, "Orang menginginkan pohon sekarang ini, banyak pohon!'

"Saya ingin calon pembeli saya melihat dalam beberapa tahun tanah mereka akan ditutupi dengan pohon-pohon yang indah. "Kemudian saya meminta juru ukur tanah untuk membagi tanah yang 50 hektar itu menjadi 10 kapling berukuran 5 hektar."

lahan perumahan
Gambar 2. Perencanaan Rumah

Sekarang saya siap untuk mulai menjual. Saya sudah menyiapkan daftar alamat pembeli yang potensial. Saya mengedarkannya, menunjukkan bagaimana hanya dengan £30.000 mereka dapat membeli satu kapling tanah. Saya juga menggambarkan potensi untuk rekreasi dan lingkungan yang sehat.

"Dalam enam minggu saya sudah menjual ke 10 kapling tersebut. Pendapatan total £300.000. Biaya total, termasuk tanah, iklan, pengukuran tanah dan biaya lain, £110.000. Laba: £190.000."

Saya mendapat laba besar karena mau menerima gagasan orang lain yang pandai. Seandainya saya tidak menerima undangan untuk menghadiri jamuan makan siang dengan orang yang sama sekali di luar bidang pekerjaan saya, otak saya tidak akan pernah menyusun rencana yang berhasil menghasilkan laba ini.

Share this on Google+
Mendengar | Gagasan Baru
Tambahkan

0 komentar:

Post a Comment