juragan valas

Tukang Batu

kisah tukang batu Rp 00.00
Ingat penampilan Anda berbicara kepada Anda dan berbicara kepada orang lain. Pastikan penampilan Anda mengatakan: "Ini dia orang yang menghormati dirinya sendiri. Ia orang penting. Perlakukan dia sebagai orang penting." 

Anda dapat kesan dari orang lain tetapi yang lebih penting Anda mendapatkannya dari diri sendiri. 

Anda adalah sebagaimana apa yang Anda pikir mengenai diri Anda. Jika penampilan Anda membuat Anda berpikir inferior, Anda pun menjadi inferior. Jika penampilan Anda membuat Anda berpikir kecil, Anda pun menjadi kecil.

Tampil terbaik dan anda pun akan berpikir dan bertindak dengan cara Anda yang terbaik. Pikirkan pekerjaan Anda penting. Ada sebuah kisah yang sering disampaikan mengenai sikap tiga orang tukang batu terhadap pekerjaan. Kisah ini klasik. Ketika ditanya, "Apa yang sedang Anda kerjakan?"

batu bata
Gambar 1. Membuat Batu Bata

Tukang batu pertama menjawab, "Menyusun bata." Yang kedua menjawab, "Menghasilkan enam ratus rupiah per jam." Dan yang ketiga berkata, "Saya? Saya sedang membangun katedral terbesar didunia." 

Kisah ini memang tidak memberitahu kita apa yang terjadi dengan ketiga tukang batu ini kemudian, tetapi apa menurut Anda yang terjadi? Peluangnya adalah dua tukang batu pertama tetap menjadi tukang batu. 

Mereka tidak mempunyai visi. Mereka tidak mempunyai respek atau hormat terhadap pekerjaan. Tidak ada di belakang mereka yang mendorong mereka maju menuju keberhasilan yang lebih besar. 

bangun rumah dengan batu bata
Gambar 2. Tukang Batu Bata

Akan tetapi, Anda boleh merasa pasti bahwa tukang batu yang memvisualisasikan dirinya sedang membangun katedral terbesar tidak akan tetap menjadi tukang batu. Barangkali ia menjadi mandor, atau mungkin kontraktor, atau mungkin arsitek. 

Ia bergerak maju dan ke atas. Mengapa? Karena berpikir memang membuatnya begitu. Tukang batu ketiga mendengarkan saluran pikiran yang menunjukkan cara untuk mengembangkan diri di dalam pekerjaannya.

Share this on Google+
Pakaian | Kesan Penting
Tambahkan

0 komentar:

Post a Comment