juragan valas

siasat

siasat dalam trading Rp 00.00
Market menyimpan segudang senjata untuk mengelabuhi trader. Tidak ada hal yang tanpa siasat dimarket. Semua penuh dengan jebakan. 

Trader hanya sebagai pihak penganut arah market menjadikan tergantung akan jenis pola-pola yang disuguhkan ke dalam grafik. Hal ini tentunya ada maksud tersembunyi.

Lalu bagaimana trader seharusnya menyikapi dari berbagai macam jebakan dan ancaman yang sewaktu-waktu dapat membunuh akun tradingnya? Penulis sudah memetakan siasat dan hanya tinggal memahami siasat apa yang sedang digunakan pada market saat ini.

Terang-Terangan
Siasat ini adalah yang paling bersifat terang-terangan dan karena itu paling mudah ditebak. Supaya berhasil, Anda sering harus berada pada posisi yang lebih kuat ketika memulainya, dan sekalipun begitu siasat ini mungkin bisa berakibat sebaliknya. 

Pada umumnya, siasat ini difokuskan untuk mengepung lawan, mengulur waktu waktu, dan menghilangkan makanan selama beristirahat (sideway) selagi menunggu musuh menjadi lelah.

Mengecoh Langit Menyeberangi Lautan
Pemandangan yang sering dijumpai tidaklah menarik perhatian. Rahasia sering bersembunyi dalam keterbukaan. Sebenarnya, semakin jelas suatu situasi, semakin dalam rahasia yang mungkin tersembunyi. Orang cenderung mengabaikan hal yang biasa dijumpai. 

Perhatikan saat market sedang terlihat seolah-olah sangat mudah sekali ditebak justru disitu ada jebakan yang sangat mematikan setelahnya. Siasat strategi : Hedging Martingale atau Cut Switch.

Menyerbu Kerajaan Wei untuk menyelamatkan Kerajaan Zhao
Menyergap musuh yang kuat dan kohesif secara frontal adalah mengundang bencana. Siasat menyerbu kerajaan Wei untuk menyelamatkan Kerajaan Zhao menganjurkan konfrontasi yang tidak langsung. Maksudnya seolah membantu pair satu dan menyerang pair lainnya. Strategi : News + averaging atau korelasi.

Membunuh dengan Pisau Pinjaman
Bila Anda melakukan sesuatu, usahakan agar lawan Anda melakukannya untuk Anda (Asas Militer Cina)

Bila Anda dapat menyebabkan atau meyakinkan orang lain melakukan suatu pekerjaan yang sulit, Anda dapat menghindari banyak kesulitan. Meminjam pisau untuk membunuh berarti memanfaatkan sumber daya orang lain demi keuntungan diri sendiri. Siasat Strategi : Lock profit.

Relaks selagi musuh menghabiskan tenaga
Wanita menaklukkan pria dengan ketenangan. Walau istirahat dapat memberikan kesan lemah atau lelah, dalam kenyataannya memberi peluang untuk mengkonsolidasi kekuatan. Siasat bersantai ria sementara musuh menghabiskan tenaga berpegang pada asas bahwa sesuatu yang tampaknya lunak dan luwes dapat juga menjadi kuat dan kokoh, sedangkan yang tampaknya gagah boleh jadi lemah. 

Tidak terhitung banyaknya contoh mengenai hal ini ditemukan dalam alam. Ranting bambu yang luwes mengalah kepada angin dan akibatnya tetap tegak, sementara cabang pohon cak yang perkasa patah. Air menyesuaikan diri dengan daerah yang dilaluinya, namun menembus batu yang paling keras. Pria mengatasi wanita dalam hal tenaga kasar, tetapi wanita mempunyai stamina yang lebih besar dan rentang kehidupan yang lebih panjang.

Siasat ini menggunakan hubungan seperti sikap tegas dan sikap mengalah, pengerahan tenaga dengan istirahat, dan menyerang versus bertahan. Siasat ini memanfaatkan sepenuhnya waktu, teritorial, dan taktik mengejutkan, di samping juga merupakan manuver psikologis yang berusaha mematahkan semangat musuh. Siasat strategi : Menunggu.

Menjarah Rumah yang sedang terbakar
Musuh yang terganggu di dalam negeri sendir siap untuk ditaklukkan. Siasat ini berdasarkan asumsi bahwa musuh yang tenggelam dalam masalah lebih mudah ditaklukkan ketimbang musuh yang tidak mengalami gangguan semacam ini. 

Siasat ini menganjurkan pemanfaatan sepenuhnya kemalangan lawan Anda, dan bahkan memperbanyak gangguan yang akan menguras tenaganya dan mengalihkan sumber daya yang jika tidak demikian akan diarahkan untuk menentang Anda. Siasat strategi : Trapping News.

Seperti menyerang ke timur padahal menyerang ke barat
Panglima yang tahu cara menyerang, membuat musuh tidak tahu dimana harus bertahan. Taktik pengalihan adalah lumrah dalam peperangan. Sebenarnya, berpura-pura menyerang ke timur padahal menyerang ke barat merupakan suatu cara yang nyata untuk menipu musuh. Siasat strategi : Cut Switch.

Sama Kuat
Konfrontasi sering melibatkan dua pihak yang kekuatannya agak berimbang. Mengubah keseimbangan ini membutuhkan muslihat yang lebih banyak, dan dengan demikian lebih rumit. Siasat dalam bagian ini bergantung pada kerahasiaan dan penipuan sehingga membuat musuh meremehkan Anda, menyerang secara diam-diam dari belakang, infiltrasi, dan memanfaatkan jalan untuk melarikan diri.

Menciptakan sesuatu dari ketiadaan
Segalanya dalam alam semesta diciptakan dari sesuatu, dan sesuatu itu diciptakan dari ketiadaan. Bila Anda dapat menciptakan sesuatu dari ketiadaan, apa yang tampak sebagai keadaan yang paling suram pun dapat menghasilkan sukses. Siasat Strategi : Mother Candle.

Seperti menempuh suatu lorong padahal menyelinap ke lorong lain
Ditempat musuh mengabaikan pertahanan, serangan akan berhasil. Siasat ini memainkan manuver yang terang-terangan, dapat diprediksi, dan terbuka untuk melawan manuver yang diam-diam, tiba-tiba dan tersembunyi. 

Hal ini berarti menarik perhatian ke satu rute sementara mengembangkan rute alternatif, bertindak menyerupai angin, yang sekalipun terhalang jendela atau pintu masih dapat berdesah lewat celah yang terkecil. Siasat Strategi : Korelasi.

Menonton kobaran api yang melintasi sungai
Seseokor tiram berjemur dengan kulit terbuka tatkala seekor burung bangau menghampiri dan mematuk dagingnya, tiram itu mengatup dengan tiba-tiba, sambil menjepit paruh panjang sang bangau. Tak satu pun mau mengalah. Akhirnya seorang nelayan mendekati dan menangkap keduanya. Siasat Strategi : Sideway + Martingale atau menunggu.

Siasat ini mensyaratkan pendekatan yang pasif, orang harus menunggu dengan sabar sampai antagonisme meledak. Anda tidak perlu mengambil tindakan apa-apa dan boleh duduk dengan tenang sambil menunggu datangnya berita yang menyenangkan.

Menyembunyikan pisau belati dalam senyuman
Lelaki bermadu di bibirnya menyembunyikan pembunuhan di hatinya. Siasat ini berarti memenangkan kepercayaan lawan Anda dan baru bertindak setelah kewaspadaannya menurun. Siasat Strategi : Martingale.

Mengorbankan pohon plum demi pohon persik
Sebatang pohon persik tumbuh di samping sumur; sebatang pohon plum tumbuh disisinya. Ketika ulat-ulat menyerang akar pohon persik, pohon plum di korbankan.

Orang-orang kadang harus melakukan sebagian pengorbanan demi kemenangan yang menyeluruh. Ini dapat berarti kalah dalam satu pertempuran demi pertempuran demi memenangkan peperangan atau memberikan suatu konsesi guna mencapai tujuan utama. Siasat Strategi : Stoploss atau cutloss.

Memanfaatkan peluang mencari seekor kambing jantan
Tumpukan batu pasir menghasilkan sebuah pagoda. Siasat ini berarti mengambil keuntungan dari peluang selagi peluang itu ada. Kesalahan terkecil di pihak musuh sekalipun hendaknya jangan luput dari perhatian. Setiap kelalaian kecil pihak lain dapat diubah setidak-tidaknya menjadi keuntungan kecil bagi Anda. Siasat Strategi : Signal valid sistem.

Menyerang
Menyerang cenderung merupakan proposisi yang paling sulit dalam peperangan karena membukakan diri terhadap daya tembak musuh. Kebanyakan korban jatuh dalam penyerangan. Siasat dalam bagian ini mencoba meminimalkan resiko ketebukaan melalui tekhnik mulai dari pengamatan dan penyembunyian maksud hingga penyerangan langsung :

Menggebah rumput mengagetkan ular
Orang bisa menang tanpa berperang. Di bawah keadaan tertentu, menggebah semak belukar adalah lebih efektif ketimbang menyerang sasaran. Dengan menghantam sasaran tambahan, Anda dapat menakut-nakuti musuh Anda dengan membocorkan rahasia yang sangat penting. 

Kadang Anda dapat membuat lawan Anda percaya bahwa Anda sedang mengepungnya sehingga ia akan lebih cepat menyerahkan diri. Menggebah rumput adalah juga suatu cara untuk mengungguli musuh yang Anda perkirakan akan menyerang Anda. Siasat Strategi : Averaging.

Menghidupkan mayat
Bila Anda tidak mempunyai gelar yang tepat, orang tidak akan mendengarkan Anda, dan kalau mereka tidak mendengarkan, perintah Anda tidak akan dijalankan Hal ini berarti ketidaktahuan, yang menunjukkan bahwa Anda dapat mengendalikan orang-orang yang tidak mempunyai kepandaian, kecerdasan, atau pengetahuan untuk menentang manipulasi. Siasat Strategi : pelajar baru buy, Anda kebalikannya yaitu sell.

Memancing harimau turun gunung
Kesempatan baik tidak sepenting tempat yang menguntungkan. Daripada terjerumus ke dalam daerah berbahaya dan tidak dikenal untuk mencapai musuh, adalah lebih baik membuat musuh keluar untuk melawan Anda. 

Memancing harimau turun gunung berarti menarik keluar musuh dari kondisi alam yang menguntungkannya sebagai usaha membuatnya lebih rentan terhadap serangan. Misalnya harimau, dapat berjaya di daerah-daerah pengunungan tetapi kehilangan kelebihannya di sungai, sementara ikan hiu pemakan manusia yang mendatangkan kebinasaan di laut tak dapat membuat kerusakan besar di darat. Siasat Strategi : membiarkan market mendatangi signal yang Anda buat.

Menangkap musuh dengan melepaskannya dari kail
Untuk menangkap sesuatu, pertama-tama orang harus berkorban sepenuhnya. Siasat menangkap musuh dengan melepaskannya dari kail digunakan dengan maksud untuk menghindari pertumpahan darah. Membiarkan musuh yang kuat lolos sering kali lebih berguna ketimbang mencoba memojokkannya dan memprovokasi suatu pertempuran yang nekat.

Hal ini menunjukkan konsep menunggu dan menasihati agar orang yang berhadapan dengan bahaya sebaiknya tidak menyerang sampai sukses terjamin. Siasat Strategi : Tidak open posisi selagi signal kurang valid.

Membuat batu bata untuk memikat batu giok
Kerajaan A menyerang kerajaan B, tetapi tidak ada jalan langsung. Maka A membuat sebuah lonceng besar dari perunggu sebagai hadiah untuk B. Lalu B membangun sebuah jalan untuk mengangkut hadiah ini dari A, dan kemudian pasukan A datang menyusuri jalan ini dan menaklukkan B.

Membuat batu bata untuk memikat batu giok berarti memikat lawan Anda dengan sesuatu yang tak berarti untuk memperoleh imbalan yang besar. Prinsipnya sederhana: Anda tidak dapat menangkap seekor ikan besar tanpa umpan. Tetapi jenis umpan apakah yang dipakai dan bagaimana membuatnya adalah lebih rumit. Apakah pemikat itu adalah sebuah ”peluru berlapis gula” ataukah seekor kuda berlapis emas, haruslah tampak menarik atau berharga bagi lawan Anda. Siasat Strategi : open posisi kecil dulu sebelum datang signal valid.

Menangkap pemimpin gerombolan untuk menyergap kawanan bandit
Pilih yang kuat bila menggunakan busur, ambil yang panjang bila memilih panah. Sebelum memanah orang, robohkan dulu kudanya; menyergap kawanan bandit, tangkap dulu pemimpinnya.

Siasat ini juga mengingatkan prinsip yang lebih umum bahwa suatu kekuatan akan runtuh bila segala hal yang menyatukannya apakah organisasi, kharisma, atau perekat menjadi lenyap. Seperti kata sebuah pepatah Cina ”ketika pohon tumbang, kera-kera bercerai-berai. Siasat Strategi : ikuti mother candle saat breakout.

Sedang Kacau
Siasat ini menerapkan tekhnik seperti negosiasi dan tawaran perdamaian yang dikombinasikan dengan ancaman, manipulasi terhadap pihak ketiga dan cara memecah-belah :

Mencuri kayu bakar dari bawah periuk
Untuk membasmi rumput liar, cabut akarnya; membuat periuk berhenti mendidih, singkirkan bahan bakarnya. Siasat ini berguna ketika lawan Anda lebih unggul. Alih-alihan melawannya secara langsung, metode ini bertujuan menghabiskan sumber dayanya dan melemahkan semangatnya. Siasat Strategi : Biarkan market membentuk signal.

Menangkap ikan di air keruh
Zaman pergolakan menciptakan para pahlawan. Prinsip siasat ini adalah bahwa masa pancaroba menyediakan peluang yang luar biasa. Dalam keadaan yang kacau atau semrawut, orang-orang kehilangan rasa orientasi mereka dan mengalami kesulitan untuk membedakan yang palsu dan yang asli dan yang baik dari yang buruk. 

Seorang perampok yang membongkar bank pada waktu gelap total karena pemadaman listrik atau para penjarah yang menyerbu toko-toko sesudah terjadinya badai tak mungkin tertangkap.

Siasat ini menyerupai siasat 5, mejarahi rumah yang sedang terbakar, yaitu bahwa masing-masingnya mengambil keuntungan dari kemalangan. Pada kasus yang manapun, orang dapat memanfaatkan sebaik-baiknya kemalangan yang terjadi, atau berupaya memperoleh manfaat dari kemalangan yang sengaja diciptakan. 

Akan tetapi, jenis kemalangan ini berbeda: menjarahi rumah yang sedang terbakar mengacu pada usaha mengambil keuntungan dari kesengsaraan lawan yang tertentu, sementara menangkap ikan di air keruh berarti mengambil keuntungan dari situasi umum yang sedang kacau dan semrawut. Siasat Strategi : Scalping ketika tidak sedang tren.

Menanggalkan kulit jangkrik
Menyesatkan musuh dengan penampilan yang palsu, inilah tema dari strategi. Kalau Anda pernah mencoba mengelabui ibu Anda agar mengira Anda sedang tidur, padahal tidak, dengan memasukkan bantal-bantal di bawah selimut maka Anda mengerti siasat ini. 

Ini berarti menciptakan kesan masih berada di suatu tempat padahal Anda sudah pindah ke tempat lain dan dari sana Anda dapat melancarkan serangan secara diam-diam. Siasat Strategi : hedging.

Menutup pintu untuk menangkap pencuri
Seorang penjahat nekat yang sedang melarikan diri dapat menghalau seribu orang. Siasat Strategi : Tidak membiarkan celah transaksi ada.

Bersahabat dengan negara terjauh tapi menyerang negara terdekat
Di bawah sebagian besar keadaan, mencapai suatu tujuan yang dekat rumah lebih disukai ketimbang melakukan perjalanan panjang untuk mencapai sebuah target yang jauh. Kalau orang bersahabat dengan lawan yang jauh sementara menyerang lawan di dekatnya, ia dapat meminimalkan kesulitan logistik dan sebaliknya dapat mengkonsolidasi setiap kemenangan. Siasat Strategi : trading beda pair.

Memperoleh lintasan yang aman untuk menaklukkan kerajaan
Tanpa bibir, gigi akan kedinginan. Siasat ini cocok ketika salah satu lawan Anda terancam oleh lawan yang lain. Kalau Anda mengintervensi atas nama lawan yang pertama. Anda dapat memperluas pengaruh Anda atas kedua lawan itu pada waktu yang bersamaan. Ketika seseorang yang lain sedang berada dalam bahaya, Anda tidak dapat memenangkan kepercayaannya dengan kata-kata kosong saja diperlukan tindakan, bukan sekedar bicara. Siasat Strategi : ikuti tren

Penerimaan Lawan
Tujuan dasar bagian siasat ini diringkaskan dalam ungkapan cina ”menelan seperti ikan paus dan mengunggis bagaikan ulat sutera”. Dengan cara bagaimanapun juga, tujuannya adalah mendapatkan apa yang dikuasai oleh orang lain. Untuk mencapai tujuan, siasat ini memanfaatkan teknik penggantian, taktik pengalihan perhatian, permberian gambaran yang salah, dan jebakan :

Menunjuk murbei dan memaki belalang
Membunuh ayam untuk menakut-nakuti kera. Siasat Strategi :  -

Berpura-pura bodoh padahal cerdik
Orang yang sangat bijaksana sering tampak bodoh. Siasat Strategi : -

Turunkan tangga sesudah menaikinya
Berhadapan dengan ajal, dia yang siap mati akan selamat sedangkan dia yang bertekad untuk hidup akan mati. Siasat Strategi : Yakin

Mendandani pohon dengan bunga-bunga palsu
Seekor rubah cerdik, tertangkap harimau lapar, memprotes, ”kamu tidak berani memakan aku sebab aku lebih unggul dari segala binatang lain. Bila kamu memakan aku kamu akan membuat murka pada dewa. Kalau tidak percaya, ikuti saja aku dan lihat apa yang terjadi”. 

Sang harimau mengikuti rubah itu ke dalam hutan, dan semua binatang melarikan diri begitu melihat keduanya. Harimau yang terpesona karena tidak menyadari bahwa dirinya merupakan penyebab ketakutan itu, membiarkan sang rubah pergi. Siasat Strategi : Trading bersama news.

Situasi Sulit
Siasat ini dirancang untuk pihak yang lemah dan boleh jadi merupakan jalan terakhir dalam suatu keadaan darurat. Siasat ini mensyaratkan kecurangan, gertakan, dan sikap berpura-pura berani, dan bahkan pembinasaan diri sendiri. Bila lima dari siasat-siasat ini gagal, orang dapat selalu mencoba yang terakhir :

Menggunakan perempuan untuk memikat lelaki
Tak seorang lelaki pun dapat menerobos pagar ayu. Siasat Strategi : Trapping news besar.

Melukai diri sendiri untuk mendapatkan kepercayaan musuh
Yang satu ingin memukul, yang lain bersedia dipukul. Siasat Strategi : -

Ikat jadi satu kapal-kapal perang musuh
Bila dua ekor belalang berkutat pada seutas tali, tak satu pun akan mampu meloloskan diri. Siasat Strategi : fokuskan 1 transaksi

Lari
Dari semua siasat ini, puncaknya adalah yang terakhir. Siasat Strategi : Cut loss.

Share this on Google+
Strategi Perang
Tambahkan

0 komentar:

Post a Comment