juragan valas

Strategi Perang

ilmu perang Rp 00.00
Dunia forex merupakan dunia yang kejam. Tidak ada hal yang bisa menolong saat terjatuh dan tersungkur. Semua pergerakan seperti sebuah gelombang yang berarus deras.

Tidak dipungkiri setiap dari trader akan mengalami kegagalan karena dunia forex adalah dunia pertempuran. 

Barang siapa yang bergelut dengan sesuatu hal, maka tak seorang pun mampu menghindarinya. Seperti bermain air, sedikit banyak akan terciprat olehnya.

Artikel ini akan menjelaskan tentang bentuk peperangan yang ada didunia beserta penjabarannya. Semoga dapat bermanfaat untuk pertempuran yang sebenarnya yaitu pertempuran mata uang.

Perang yang diarahkan
Perang ini benar-benar dibuat dan diarahkan untuk mencapai target tertentu. Setiap kejadian, terjadinya konflik tentu ada yang membuatnya. 

Strategi Polarisasi
Kehidupan merupakan sebuah contoh pertempuran dan konflik yang tidak pernah berakhir. Anda tidak mungkin bertempur dengan efektif kecuali Anda dapat mengenali musuh-musuh Anda. 

Coba Anda belajar mengidentifikasikan musuh-musuh Anda, menemukan musuh-muduh Anda dari tanda-tanda serta pola-pola yang menyingkapkan permusuhan. Lalu, setelah Anda menemukan musuh-musuh Anda, hendaknya Anda menyatakan perang dalam hati.

Strategi Gerilya 
Salah satu pembuat keterpurukan dan menyebabkan kesengsaraan adalah masa lalu. Anda harus secara sadar memerangi masa lalu dan memaksa dari diri sendiri bereaksi terhadap peristiwa yang sekarang. 

Coba Anda bersikap  tidak mengenal ampun terhadap diri sendiri, jangan mengulang metode yang pernah dicoba. Coba berperang gerilya dalam pikiran Anda, jangan membiarkan garis pertahanan mana pun statis. Jadikan segalanya fleksibel dan bergerak.

Strategi Keseimbangan
Di dalam sengitnya pertempuran, pikiran cenderung kehilangan fokus. Anda perlu menjaga kehadiran pikiran Anda, memelihara kuasa mental  Anda, bagaimanapun keadaannya. Coba Anda menjadikan pikiran lebih tangguh dengan mengeksposnya terhadap kesusahan. Belajarlah untuk tidak melekatkan diri dengan kekacauan medan tempur.    

Strategi Maut
Anda adalah musuh diri sendiri yang paling berbahaya. Sudah berapa waktu yang berharga terbuang sia-sia hanya dengan mengimpikan masa depan dan bukan melibatkan diri di masa yang sekarang. 

Coba Anda memutuskan ikatan dengan masa lalu dan memasuki wilayah yang belum Anda kenal. Tempatkan diri Anda berada pada”medan maut” di mana Anda terpojok dan harus berjuang matian-matian untuk keluar hidup-hidup.

Perang Satu Tim
Siatusi tertentu memaksa untuk memutuskan mana yang baik dan tepat. Namun dibalik itu juga ada yang menentang dengan beberapa persoalan dan argumentasi. Ketika kelompok tidak sependapat dengan yang lain, fokuskan hanya pada kepemimpinan.

Strategi Komando
Pemimpin tidak dapat memaksa dengan kejam dan mereka seharusnya tidak merasa terkekang oleh pengaruh Anda tetapi mengikuti pimpinan Anda. Coba Anda menciptakan suasana terlibat, namun jangan terperangkap dalam cara berpikir kelompok pengambilan keputusan kolektif yang tidak rasional.

Strategi Pengendali
Kecepatan, kemampuan beradaptasi, kemampuan bergerak, dan kemampuan mengambil keputusan dengan lebih cepat daripada musuh sangat diutamakan. Coba Anda menjadikan kekuatan Anda tak tergapai dan tak terhentikan  dengan menanamkan semangat perang kepada mereka, memberi mereka misi untuk dilakukan, lalu membiarkan mereka bertindak.

Strategi Moral
Rahasia memotivasi banyak orang dan memelihara moral mereka adalah lebih memikirkan kelompok daripada diri sendiri. Coba Anda melibatkan mereka dalam suatu perjuangan, suatu perang suci melawan musuh yang dibenci. Buatlah mereka memandang hidup mereka terkait dengan sukses pasukan secara keseluruhan.

Perang Pertahanan
Pertempuran selalu ada yang kalah ada pula yang menang. Ketika keadaan telah mendesak dan lawan terus menyerang, metode terbaik adalah dengan bertahan.

Strategi Perekonomian
Kita semua memiliki keterbatasan. Eenergi, keterampilan akan mempengaruhi pencapaian. Anda harus mengenal batas-batas diri dan memilih pertempuran dengan seksama. Perhitungan biaya perang tersembunyi : waktu yang hilang, politik, musuh yang penuh kepahitan untuk menuntut balas. Terkadang Anda lebih baik menunggu diam-diam melemahkan musuh daripada menyerang.

Strategi Menyerang
Inisiatif menyerang sering kali akan merugikan. Anda membuka strategi namun secara tidak langsung membatasi pilihan. Sebagai gantinya, coba Anda temukan kekuatan bertahan dan membiarkan pihak lawan bergerak lebih dahulu, sehingga memberi Anda fleksibilitas untuk balas menyerang dari sudut mana pun. Kalau lawan Anda agresif, pancing mereka untuk menyerang dengan gegabah sehingga posisi mereka lemah.

Strategi Intimidasi 
Cara terbaik untuk mengusir penyerang adalah dengan mengintimidasi mereka sejak awal. Bangunlah sebuah reputasi: Anda sedikit gila. Bertempur dengan Anda tidaklah layak. Terkadang ketidakpastian lebih baik daripada ancaman terang-terangan. Kalau lawan Anda tidak pernah mengetahui pasti kehebatan Anda, mereka tidak akan mau mencobanya.

Strategi Diam
Mundur ketika menghadapi musuh yang kuat bukanlah tanda kelemahan, melainkan justru tanda kekuatan. Dengan melawan godaan untuk meladeni penyerang, Anda mengulur waktu : ada waktu untuk berpikir, untuk mendapatkan perspektif, waktu memikirkan siasat. Kadang-kadang dapat mencapai hasil justru dengan tidak melakukan apa-apa.


Perang dengan Penyerangan

Strategi Besar
Sebuah seni memandang jauh melampaui pertempuran dan membuat perhitungan lebih dahulu. Strategi ini membutuhkan fokus pada sasaran serta cara untuk mencapainya. Biarkan orang lain terperangkap dalam liku-liku pertempurannya, biarkan mereka meraih kemenangan-kemenangan kecil.

Strategi Intelijen
Sasaran strategi Anda hendaknya lebih diarahkan kepada pimpinan pasukan musuh daripada pasukan musuh itu sendiri. Latihlah cara membaca pikiran orang lain.

Strategi Kilat
Ternyata banyak orang ragu mengambil keputusan dan terlalu berhati-hati. Menggunakan kecepatan akan membawakan kuasa yang tak terkira. Memukul lebih dahulu, sebelum lawan Anda sempat berpikir atau mempersiapkan diri, akan menjadikan mereka emosional, tidak seimbang dan cenderung membuat kekeliruan.

Strategi Memaksa 
Coba Anda bermanuver untuk mengendalikan pikiran lawan Anda, menekan tombol emosional mereka dan memaksa mereka membuat kesalahan.

Strategi Kelemahan
Semua orang mempunyai sumber kekuatan yang menjadi Andalannya. Ketika mempelajari para pesaing, coba cari sumber yang menjadikan ia kuat. hancurkan sumber tersebut maka akan mengakibatkan kepedihan yang tak terkira. Coba Anda cari tahu apa yang paling disayangi dan dilindungi pihak lawan ke sanalah Anda harus memukul.

Strategi Penaklukkan
Jangan pernah terintimidasi oleh penampilan musuh Anda. Sebaliknya, coba Anda pelajari bagian-bagian yang membentuk keseluruhannya. Dengan memisah-misahkan bagian-bagiannya, menaburkan pertikaian dan perpecahan, Anda dapat merobohkan bahkan lawan yang paling tangguh. Ketika menghadapi masalah atau musuh, coba Anda mengubah masalah yang besar menjadi bagian-bagian yang kecil, yang pasti dapat Anda kalahkan.

Strategi Balik
Cara yang lebih baik adalah dengan mengalihkan perhatian lawan ke depan, lalu menyerang mereka dari samping, di mana mereka tidak menduganya. Coba Anda pancing orang bereaksi untuk menyingkap kelemahan mereka, lalu memukul mereka dari samping.

Strategi Pemusnahan
Orang akan menggunakan celah apa pun untuk menyerang Anda. Jadi, jangan sampai celah Anda tersingkap. Rahasianya adalah dengan mengepung lawan. Menciptakan tekanan yang tiada habis-habisnya terhadap mereka dari segala sisi dan menutup akses mereka ke dunia luar. Ketika Anda merasa tekad mereka melemah, hancurkan daya kemauan mereka dengan mengencangkan simpulnya.

Strategi Manufer
Seberapa pun kuatnya Anda, bertempur habis-habisan itu melelahkan, mahal, dan tanpa fantasi. Para ahli strategi yang bijaksana memilih seni bermanuver. Bahkan sebelum pertempuran dimulai, mereka sudah mencari cara untuk memosisikan lawan dalam kelemahan yang sedemikian rupa sehingga kemenangan mudah dan cepat diraih. Coba Anda ciptakan dilema: ciptakan manuver yang memberi mereka pilihan-pilihan bereaksi yang buruk.

Strategi Diplomatis
Sebelum dan selama bernegosiasi, Anda harus terus maju, menciptakan tekanan yang terus menerus dan memaksa pihak lawan menerima persyaratan Anda. Semakin banyak Anda mengambil, Anda semakin memberikan kembali dalam bentuk kelonggaran kelonggaran yang tidak berarti. Coba Anda ciptakan reputasi sebagai lawan yang tangguh dan tidak mengenal kompromi, sehingga orang sudah terintimidasi, bahkan sebelum berjumpa dengan Anda.

Strategi Solusi
Di dunia ini Anda dinilai dari seberapa baik Anda mengakhiri segalanya. Kesimpulan yang kacau atau tidak utuh mungkin terngiang-ngiang hingga bertahun-tahun mendatang. Seni mengakhiri segalanya dengan baik adalah mengetahui kapan seharusnya Anda berhenti. Yaitu dengan menghindarkan segala konflik.

Perang Kotor
Keadaan terdesak membuat pertempuran semakin berbahaya. Cara-cara yang tidak lazim dapat digunakan untuk memecah kebuntuan dan memukul mundur lawan.

Strategi Salah Persepsi
Karena tidak ada makhluk yang mungkin bertahan tanpa kemampuan melihat atau merasakan apa yang sedang terjadi di sekelilingnya, maka coba Anda buat musuh kesulitan mengetahui apa yang sedang terjadi di sekeliling mereka, termasuk apa yang sedang Anda lakukan. 

Manfaatkan harapan mereka, mengarang realita sesuai dengan hasrat mereka, maka mereka akan terkecoh sendiri. Coba Anda kendalikan persepsi orang tentang realitas maka Anda mengendalikan mereka.

Strategi Luar Biasa
Orang mengharapkan perilaku yang sudah dikenal. Tugas Anda sebagai ahli strategi adalah mengacaukan harapan mereka. Pertama, lakukan sesuatu yang biasa dan konvensional untuk memastikan citra mereka tentang Anda, lalu pukul mereka dengan cara yang luar biasa. Terornya akan lebih terasa ketika melakukannya tiba-tiba. Kadang-kadang yang biasa menjadi luar biasa karena tidak terduga.

Strategi Kebenaran
Di dunia politik, perjuangan Anda harus tampak lebih besar daripada perjuangan musuh. Dengan mempertanyakan motif lawan dan menjadikan mereka tampak jahat dapat mempersempit basis dukungan mereka dan ruang mereka untuk bermanuver. Ketika Anda sendiri mengalami serangan moral dari musuh yang cerdik, jangan mengeluh atau menjadi marah; lawanlah api dengan api.

Strategi Kehampaan
Bagi sebagian besar orang, perasaan kosong atau hampa, sepi, terisolasi, tak terlibat dengan yang lain adalah tak dapat diteloransi. Jangan beri musuh Anda sasaran untuk mereka serang, coba Anda bersikap berbahaya namun tak tergapai, lalu amatilah ketika mereka mengejar Anda ke dalam kehampaan. Daripada pertempuran frontal, coba Anda lakukan serangan-serangan dari samping yang menjengkelkan namun merusak.

Strategi Aliansi
Cara terbaik untuk memperjuangkan sesuatu dengan membiarkan orang lain yang mengimbangi kekurangan Anda, melaksanakan tugas kotor Anda, bertempur bagi Anda. Pada saat yang sama, Anda harus berupaya menaburkan pertikaian dalam aliansi orang lain, melemahkan musuh Anda dengan menjadikan mereka terisolasi.

Strategi Keunggulan
Bahaya paling besar dalam kehidupan sering kali datang bukan dari musuh dari luar  melainkan justru dari mereka yang kita kira adalah kolega dan teman, yang pura-pura bekerja demi perjuangan bersama padahal mereka berkomplot untuk menjatuhkan kita. 

Coba Anda tanamkan keraguan dan ketidaktentraman pada pesaing seperti itu, dan buat mereka terlalu banyak berpikir dan bersikap membela diri. Coba Anda buat mereka menggantung diri melalui kecenderungan yang merusak diri sendiri, sehingga Anda tetap tak bersalah dan bersih.

Strategi Menggerogoti
Perebutan kekuasaan yang terang-terangan serta kenaikan yang mendadak ke puncak itu berbahaya, menciptakan iri hati, ketidakpercayaan, dan kecurigaan. Seringkali, solusi terbaik adalah dengan menggerogoti sedikit demi sedikit, mencaplok wilayah-wilayah kecil, bermain di atas rentang perhatian orang yang relatif pendek. Sebelum mereka menyadarinya, Anda sudah membangun sebuah kerajaan.

Strategi Komunikasi
Komunikasi adalah sejenis perang, medan tempurnya adalah pikiran orang yang ingin Anda pengaruhi, yang cenderung melawan dan membela diri. Sasarannya adalah menembus pertahanan mereka dan menduduki pikiran mereka. Coba Anda belajar menyusupkan ide-ide Anda ke belakang garis pertahanan musuh, mengirimkan pesan melalui kelompok kecil, memancing orang untuk mencapai kesimpulan yang Anda inginkan yang mereka anggap kesimpulan itu sendiri.

Strategi Penyusupan
Dengan menyusupi organisasi lawan, bekerja dari dalam untuk merobohkan mereka, Anda menjadikan mereka tidak melihat apa-apa untuk bereaksi. Untuk mengambil sesuatu yang Anda inginkan, jangan bertempur dengan mereka yang memilikinya, tetapi, bergabunglah dengan mereka lalu silahkan Anda menjadikannya milik Anda secara perlahan-lahan atau menantikan saat yang tepat untuk melakukan kudeta.

Strategi Tunduk
Untuk menggunakan strategi ini, Anda harus terlihat seolah-olah rukun dengan orang lain, tidak melawan. Padahal sesungguhnya Anda mendominasi situasinya. Pastikan saja Anda cukup tersamar sehingga dapat menyangkal keberadaannya.

Strategi Teror
Cara paling bagus untuk melumpuhkan kemauan orang untuk melawan dan menghancurkan kemampuan mereka untuk merencanakan strategis adalah dengan teror. Sasaran melakukan teror bukanlah kemenangan di medan tempur tetapi menciptakan kekacauan maksimal dan memprovokasi pihak lawan untuk berekasi berlebihan. Untuk merancang strategi lawan yang paling efektif, korban teror harus tetap seimbang. 

Share this on Google+
Siasat
Tambahkan

0 komentar:

Post a Comment