juragan valas

Salah Trading

pelajaran trading yang terlewatkan Rp 00.00
Posisi trading yang salah terkadang menyebalkan. Betapa tidak, serasa apa yang sudah dianalisa tak berguna. Apa yang diusahakan hanya sia-sia.

Namun bukan putus asa tentunya, melainkan kita akan pelajari cara terbaik untuk berhenti dari kesalahan tersebut dan mengharapkan keuntungan yang terus berlanjut.

Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai permasalahan trading khususnya pada kondisi yang salah. Bagaimana jalan keluarnya? Kita ikuti saja ulasan berikut ini.

Ingin trading tapi kok sering floating. Ingin buka posisi kok ya malah pusing. Lalu enaknya diapain, yak? Barang kali akan jadi seru ya kalau bisa dikasih minyak, terus dibakar.. wkwkwkwk... lebih asyik lagi tambah 1 drum premium pasti akan Buuuumm.. ha ha ha..

Pernah merasa nggak kalau trading kita sering loss atau MC. Udah belajar dari kesalahan, masih juga rugi. Sudah diajari sama rekan, eee malah menjadi-jadi.. ha ha.. emang enggak bakat forex ni.. ckckck..

bau orang kentut dan bau badan
Gambar 1. Bau Tak Sedap

Sob.. mungkin ada yang kelewatan dalam belajarnya. Bau orang kentut pasti tidak enak tapi terkadang masih juga kentut sembarangan. Begitu pula bau badan bikin orang sekitar jadi tidak nyaman kok ya enggak menyingkir dari peredaran..hihihi..

Sama dengan trading, kita biasa tuh mempertahankan transaksi walaupun aslinya analisa memang salah. Kita juga ngerti tuh kalau floating harusnya cutloss tapi ternyata dianggap jos gandos.

tanya pada diri sendiri
Gambar 2. Kalem Aja

Untuk bisa mempelajari kesalahan, coba deh pahami kapan buy dan kapan pula melakukan sell. Hanya bertanya pada diri sendirilah, Anda dapat mengerti. Apabila open sekarang, apa ya risikonya dan biasanya kayak gimana.

jitak kepala tetangga atau pacar
Gambar 3. Jitak Kepala

Kalau sudah ngerti risiko dan bahayanya, maka bisa deh terhindar dari kesalahan. Yang jadi masalah biasanya begini, sudah tahu bakal loss ketimbang profitnya, kok masih nekat open. Trader kayak gini nih perlu dijitak kepalanya.. hehehe...

Share this on Google+
Ritual Forex
Tambahkan

0 komentar:

Post a Comment