Skip to main content

Trik MA Down

trik MA Down Rp 00.00
Moving average adalah indikator teknikal yang digunakan untuk menampilkan nilai rata-rata harga market dari periode waktu tertentu. Penggunaannya cukup mudah dan simple.

Biasanya dipakai untuk menghaluskan fluktuasi harga jangka pendek dan memperlihatkan tren jangka panjang. 

Muncul sebagai garis melengkung pada grafik, Moving average menjadi alat pengidentifikasi tren pasar paling terkenal di dunia khususnya pada saham, forex, maupun index.

Berkenalan dengan Moving Average serasa mengikuti sebuah tali. Iya donk kayak tali jemuran... wkwkwkwk... anggap aja gitu deh biar enak bayanginnya. Trik ini kita tujukan kepada agan syaronia yang senantiasa melakukan trading dengan penuh semangat walaupun kemarin-kemarin dihajar MC. ha haaa...


perpotongan moving average
Gambar 1. Perpotongan Moving Average


Oke. Awal kisah ada 2 MA standart (merah : 14, ungu : 50) sedang menggantung turun melandai. Tiba-tiba harga memotong 2 MA tersebut. What..!! mau kemanakah dia? keppo sendiri. Ckckck...


candlestick mengalami pelemahan
Gambar 2. Candlestick Mengalami Pelemahan


Hmm... harganya sudah memotong MA. Tapi ini tren masih turun.. Waiting lagi ah..


candle telah turun
Gambar 3. Candle Turun


Wuiiih... harganya turun. Bener-bener mengesankan. he he...tapi masih waiting. Lalu kapan Open posisinya oii... !!  hahaha... tetap waiting dulu aja...


memulai melakukan open posisi
Gambar 4. Penempatan Open Posisi  


Nah kalau udah resmi harga ada dibawah MA. Kita bisa open nih Sell di bagian tersebut friend.. langsung ceklik sell..


tren masih mengalami penurunan
Gambar 5. Trend Down


Jreng.. Jreng.. Jreng.. Jreng... Turun terus...!! Sekian triknya kali ini.


Share this on Google+
Cara Cepat Menutup Posisi 

Comments

Popular posts from this blog

Rahasia Dinapoli

Rp 00.00

Jurnal Trading

Rp 00.00

Jebakan Batman

Rp 00.00

Pentingnya Ilmu AQ Pada Trader

Rp 00.00 Kita tahu di dunia ini sudah ada ilmu pengembangan psikologis diantaranya : IQ (Intelligence Quotient), EQ (Emotional Quotient), SQ (Spiritual Quotient), dan ada tambahan lagi yaitu AQ (Adversity Quotient). Ilmu satu ini mengukur tingkat ketahanan seseorang dikala menghadapi situasi sulit.
Ada sebuah potensi di dalam diri yang bisa dikembangkan untuk mencapai suatu tujuan. Fokus dari potensi itu adalah AQ. Bagaimana menghadapi banyak rintangan, cobaan, hambatan, yang menjadi masalah adalah contoh apakah kita sanggup untuk berdiri kembali setelah terjatuh. Semakin cepat bangkit kembali dan mempertahankannya itu menandakan AQ Anda makin tinggi.

Anda Frustasi di Forex? Ini Solusinya

Rp 00.00 Ada sebuah kisah jaman dahulu dari seorang tukang kayu ketika mahkluk-makhluk dibumi masih bisa berbicara layaknya manusia. Ia sehari-hari berprofesi sebagai pemahat. Dari kayu-kayu biasa diubah menjadi mahakarya yang tak ternilai harganya. Suatu hari dia membawa 2 buah kayu besar dari hutan untuk dipahat menjadi patung.
Keesokan harinya, kayu pertama mulai dipahat. Namun tidak sampai selesai, kayu itu menangis. Rasa sakit akibat pahatan tukang kayu itu sungguh tak tertahankan. Tukang kayu memahami penderitaan si kayu dan membujuknya agar sabar karena sakit tersebut hanya sebentar. Sehingga setelah jadi nanti, kayu akan berubah menjadi patung yang sangat memukau.