Skip to main content

Deflasi

dampak terjadinya deflasi Rp 00.00
Seperti kehidupan berekonomi, kadang kala ada kenaikan namun ada pula penurunan. Sudah hukum alam terjadinya naik turun suatu harga.

Namun apa jadinya apabila harga terlanjur rendah dari harga biasanya. Harga yang terus mengalami pelemahan dan membuat barang-barang memiliki nilai jual yang jauh lebih murah.

Kali ini pembahasan akan mengarah pada keadaan yang berbeda dari inflasi. Suatu keadaan berkebalikan dan membahayakan. Hal itu karena ulah dari deflasi. Seperti apa sih deflasi itu? Simak uraian berikut ini.

Deflasi dalam waktu singkat identik dengan kemakmuran. Orang dimana-mana dapat membeli suatu barang dan mendapatkan segala yang diinginkan secara mudah. Deflasi artinya menurunnya harga barang sehingga kemampuan orang membeli barang meningkat.

negara kaya dan maju
Gambar 1. Kemakmuran

Hal ini terlihat dari semakin majunya suatu ekonomi disertai dengan meningkatnya taraf hidup. Itu berarti dalam suatu negara memiliki banyak bidang produksi yang mampu menghasilkan banyak barang.. hihihi.. Jika barang yang diproduksi lama-lama terlalu berlimpah, efeknya jelas akan buruk. Produk terus jalan sedangkan pembeli tidak ada. Efeknya harga barang mulai diturunkan.

Sayangnya buruh banyak di PHK untuk mengurangi kerugian perusahaan akibat banyak barang yang tidak banyak terjual. Setelah banyak orang kena PHK, daya beli masyarakat menurun. Warga kesulitan membeli barang karena gaji mereka juga semakin kecil atau tidak ada sama sekali.

es cendol
Gambar 2. Es Cendol

Misal es cedol sekarang ini harganya Rp 2.000, jika terjadi deflasi, es cendol bisa berharga Rp 500 saja. Bila ini berlangsung lama, pengusaha pada gulung tikar tentunya.. ho ho ho..

Jadi cukup meresahkan deflasi ini. Dampak paling buruk adalah para pengusaha. Namun secara global, baik konsumen maupun produsen sama-sama merugi dalam jangka waktu lama. Karena deflasi memiliki efek nasional, semua harga akan menurun drastis.

pengangguran karena di PHK
Gambar 3. Pengusaha Merugi

Banyak orang di PHK, perusahaan bangkrut, dan pengangguran dimana-mana. Buat apa harga murah tapi orang tak punya uang buat beli kebutuhan. Hasilnya tetap sama saja kan.. hihihi..merugikan.

Share this on Google+
Inflasi

Comments

Popular posts from this blog

Jurnal Trading

Rp 00.00

Youtube Berhadiah

Rp 00.00
Halo Gan.. Ada hadiah menanti Anda lho. Yeah hadiah menarik buat agan dari menonton youtube. Untuk mendapatkan hadiah, Pastikan Anda terdaftar menjadi anggota Juragan Valas.
Setelah mencapai 100 orang setiap bulan akan ada pemenang terpilih dan diumumkan melalui cannel youtube juragan valas. Semoga beruntung ya..

Tanpa Listrik

Rp 00.00

Pentingnya Ilmu AQ Pada Trader

Rp 00.00 Kita tahu di dunia ini sudah ada ilmu pengembangan psikologis diantaranya : IQ (Intelligence Quotient), EQ (Emotional Quotient), SQ (Spiritual Quotient), dan ada tambahan lagi yaitu AQ (Adversity Quotient). Ilmu satu ini mengukur tingkat ketahanan seseorang dikala menghadapi situasi sulit.
Ada sebuah potensi di dalam diri yang bisa dikembangkan untuk mencapai suatu tujuan. Fokus dari potensi itu adalah AQ. Bagaimana menghadapi banyak rintangan, cobaan, hambatan, yang menjadi masalah adalah contoh apakah kita sanggup untuk berdiri kembali setelah terjatuh. Semakin cepat bangkit kembali dan mempertahankannya itu menandakan AQ Anda makin tinggi.

Menjadi Trader Bukan Sebuah Bakat

Rp 00.00 Profesi didunia ini banyak sekali dan setiap orang memiliki ciri khas masing-masing. Kadang juga ada orang yang memiliki bakat khusus yang tidak dimiliki manusia lain. Hal itu wajar karena kita diberi karunia oleh Tuhan. Lihat saja pelukis, pemahat, penyanyi, dan lain sebagainya.
Bagaimana dengan kita sebagai trader forex? Apakah harus memiliki bakat sejak lahir supaya bisa sukses di bursa forex? Menurut penelitian 99% trader yang sukses di forex bukan karena faktor bakat sejak lahir, tapi merupakan hasil pembelajaran selama bertahun-tahun hingga membentuk karakter dan menjadi berhasil seperti sekarang ini.