Skip to main content

Simpel Sederhana

menemukan sistem yang simpel dan sederhana Rp 00.00
Tidak sedikit trader memiliki sistem yang komplit. Strategi yang luar biasa lengkap. Serta didukung oleh teknologi canggih dan terbaru.

Namun sebagian dari mereka mendapatkan keuntungan yang biasa. Kecanggihan teknologi dan kekomplitan sistem ternyata tidak memasok keuntungan berlimpah.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Artikel ini akan menjelaskan kepada Anda tentang sistem yang profitable. Sistem sederhana tapi mampu menghasilkan keuntungan meraja lela.

Punya sistem adalah kebanggaan, tetapi memiliki rule yang rumit biasanya cenderung melemahkan posisi trader. Kalau yang simpel saja masih susah apalagi yang aneh-aneh..hehe.. kan begitu kasarannya.

memakai bajur kedodoran
Gambar 1. Baju Kedodoran

Enggak perlu yang kelihatan wah deh. Cari yang sederhana dan mudah dipakai untuk sehari-hari. Kayak memakai pakaian gitu lho.. Misalnya baju ukuran XL bisa terlihat bagus dan pas bila dipakai untuk orang dewasa. Namun kalau dipakai anak-anak tentu jadi kedodoran kan.. he he..

bingung memilih sistem trading
Gambar 2. Bingung

Pilihlah yang pas dengan tubuh Anda. Bukan pas menurut guru, teman, rekan, atau sahabat dekat Anda. Memilih yang simple itu mudah. Tapi saking mudahnya terkadang malah bingung untuk memilihnya..he he..

3 cewek cantik
Gambar 3. Pilih Salah Satu

Temukan yang sederhana, tidak ribet, dan memudahkan jika digunakan. Pokoknya cari senyaman mungkin deh. Tapi ingat ya jangan asal pakai..hi hi hi..

Share this on Google+
Taklukkan Market

Comments

Popular posts from this blog

Jurnal Trading

Rp 00.00

Serius Ingin Berhasil di Forex? Inilah Caranya

Rp 00.00 Bisnis paling mudah menurut kami adalah trading forex. Hanya dengan menyetorkan dana senilai $10 maka kita sudah bisa memulainya. Walaupun tidak sedikit orang menganggap bisnis ini adalah aktifitas sampingan maka mereka tidak serius untuk menggelutinya.
Lalu kita lihat lagi, bisnis apa yang paling banyak memakan korban? ternyata trading forex. Hasil penelitian mendapatkan hampir 95% trader forex rugi dan sebagian lainnya pindah profesi. Apakah memang trading forex begitu susah sehingga banyak orang menjadi korban?

Youtube Berhadiah

Rp 00.00
Halo Gan.. Ada hadiah menanti Anda lho. Yeah hadiah menarik buat agan dari menonton youtube. Untuk mendapatkan hadiah, Pastikan Anda terdaftar menjadi anggota Juragan Valas.
Setiap bulan akan ada pemenang terpilih dan diumumkan melalui cannel youtube juragan valas. Semoga beruntung ya..

Perencanaan Trading yang Benar

Rp 00.00 Saya pernah mendengar seorang trader berkata : "Keuntungan trading itu terjadi saat exit bukan saat buka posisi". Saya sendiri percaya bahwa yang terpenting dalam trading terletak pada penutupan transaksi, bukan saat kita entry.

Walaupun Anda misalnya berhasil open posisi dipucuk, dan pair tersebut bisa bergerak dengan kencang, tanpa adanya perencanaan keluar pasar secara matang, semuanya akan jadi percuma saja.
Cerita ini mengingatkan saya bertemu dengan seorang trader asal Surabaya, Jawa Timur. Ia mencoba buy GBPUSD. Kebetulan waktu itu harga memang sedang tinggi-tingginya. Lalu dia hold transaksi tersebut hingga beberapa lama.
Gambar 1. Trader Forex
Saat GBPUSD mulai turun, dia belum melepasnya karena merasa harga masih bisa naik. Namun sayang GBPUSD melemah dan turun hingga mengurangi equity hampir 50% dari modal. Akhirnya dia mulai panik dan dengan sangat terpaksa melakukan cut loss.
Perhatikan baik-baik dari cerita di atas. Ketika transaksi kena TP (Take Prof…

Cambuk Keberhasilan Trader

Rp 00.00 Michael Jeffrey Jordan merupakan atlit bola basket profesional asal Amerika. Ia merupakan pemain terkenal di dunia dan sedikitnya enam kali bisa menjuarai NBA (Liga Nasional Basket Amerika). Ia memiliki tinggi badan 198 cm dan merebut gelar pemain terbaik.
Dalam sesi wawancara ia pernah berkata, "Saya telah melewatkan lebih dari 9.000 permainan dikarir saya. Namun saya kalah hampir 300 pertandingan. Pada uji coba klasemen ke 26, saya dipercayakan pelatih untuk membawa tim menjadi juara. Sebelum bisa melewati itu, saya telah gagal berkali-kali dalam hidupku. Dan itulah mengapa saya saat ini bisa berhasil".