Skip to main content

Gunung Kembar

Double Top Rp 00.00
Salah satu kondisi market yang mudah dipahami adalah mengidentifikasi gunung kembar. Semua orang dapat melihat dengan akurat.

Namun disisi lain tak sedikit dari trader merasa kesulitan dalam memprediksi disebabkan market yang tidak beraturan. Hal itu menjadikan prediksi terasa gagal total.

Uraian berikut ini akan memberikan gambaran secara jelas bagaimana trader mampu melihat market dengan sebutan gunung kembar. Berakhirnya kondisi bullish berindikasi penurunan bakal segera terjadi.

Orang mungkin sudah pada melupakan atau sedikit yang mengenang dari kejadian satu ini. Dimana gejolak harga telah tertahan oleh batas atas pasar. Ciri khusus yang dapat dilihat adalah dua gunung secara mirip. Istilah kerennya "gunung kembar".. he he.. biar enak imajinasinya.

gunung kembar
Gambar 1. Menarik Garis Trenline

Awalnya sih kita tak tahu bagaimana market membentuk "gunung kembar". Untuk itu perlu persiapan terlebih dahulu. Setiap terjadi gunung, mulailah untuk menarik garis horizontal. Tepatnya diujung sumbu candle ya.

double top
Gambar 2. Penggunaan Horizontal Line

Setelah garis ditarik memakai "Horizontal Line" akan terlihat apakah market mampu melewati garis atau tidak. Disini kita hanya fokusin aja pada harga yang tak kuat tembus. Berdoa ya semoga market balik lagi kebawah.. hi hi hi..

open posisi
Gambar 3. Mulai Melakukan Open Posisi 

Tahu harga menurun, lakukan segera open posisi Sell diawal candle berikutnya. Sebagian besar atau hampir semua bentuk gunung kembar akan memberi pembalikan secara valid. Hmm... rasanya tidak sabar nih pingin uji coba trik ini. Yuk kita coba sama-sama... he he..

Share this on Google+
Perumahan

Comments

Popular posts from this blog

Rahasia Dinapoli

Rp 00.00

Jurnal Trading

Rp 00.00

Login Firewoodfx

Rp 00.00

Anda Frustasi di Forex? Ini Solusinya

Rp 00.00 Ada sebuah kisah jaman dahulu dari seorang tukang kayu ketika mahkluk-makhluk dibumi masih bisa berbicara layaknya manusia. Ia sehari-hari berprofesi sebagai pemahat. Dari kayu-kayu biasa diubah menjadi mahakarya yang tak ternilai harganya. Suatu hari dia membawa 2 buah kayu besar dari hutan untuk dipahat menjadi patung.
Keesokan harinya, kayu pertama mulai dipahat. Namun tidak sampai selesai, kayu itu menangis. Rasa sakit akibat pahatan tukang kayu itu sungguh tak tertahankan. Tukang kayu memahami penderitaan si kayu dan membujuknya agar sabar karena sakit tersebut hanya sebentar. Sehingga setelah jadi nanti, kayu akan berubah menjadi patung yang sangat memukau.

Pair USDCHF

Rp 00.00