Skip to main content

Berpikir Besar

berfikir besar ala trader forex Rp 00.00
Artikel ini berisi kisah yang bisa menginspirasi seorang trader. Dimana ada karyawan yang tidak memiliki skil canggih tapi mampu mengalahkan para profesional perusahaan.

Seseorang yang terlihat kecil atau tidak memiliki pengaruh apa-apa dapat membuat perubahan yang mengagumkan.

Semoga teman trader akan mendapat pencerahan dari pembelajaran artikel kali ini. Selamat menikmati uraian yang bisa mengantarkan Anda kepada kesuksesan.

Ia adalah seorang karyawan. Sebut saja namanya "Harry". Beberapa tahun yang lalu saya menyaksikan suatu rapat penjualan yang sangat mengesankan. Direktur yang bertanggung jawab atas penjualan di perusahaan tersebut sangat bergairah.

Direktur ingin menyampaikan suatu hal penting. Di sampingnya adalah wiraniaga terkemuka di dalam organisasi tersebut, orang yang sangat sederhana tapi sudah menghasilkan sedikitnya £50.000 pada tahun yang baru saja berakhir.

profesional muda yang berbakat
Gambar 1. Wiraniaga Berbakat

Pendapatan para wiraniaga yang lain rata-rata hanya sekitar £10.000 setahun. Sang direktur menantang rapat tersebut. Inilah yang ia katakan. "Saya ingin kalian semua memperhatikan Harry baik-baik, dan tanyakan kepada diri kalian sendiri apa yang Harry miliki dan tidak kalian punyai".

Harry mendapatkan lima kali lebih banyak dari rata-rata, tetapi apakah Harry lima kali lebih cerdik dari kalian? Tidak, tidak demikian menurut tes personalia kami. Saya sudah mengeceknya. Hasil tes memperlihatkan bahwa ia hanya berkemampuan rata- rata di perusahaan.

wiraniaga
Gambar 2. Profesional Muda

"Dan apakah Harry bekerja lima kali lebih keras di bandingkan kalian semua? Tidak, tidak demikian menurut laporan yang saya terima. Sesungguhnya, ia mempunyai lebih banyak waktu luang dibandingkan sebagian besar dari kalian.

"Apakah Harry mempunyai wilayah yang lebih baik? Kembali jawabannya tidak. Laporannya rata-rata sama. Apakah Harry berpendidikan lebih tinggi? Kesehatannya lebih baik? Tidak. Harry kira-kira sama dengan rata-rata orang pada umumnya.

karyawan panutan
Gambar 3. Karyawan yang Sederhana

Kecuali satu hal, "Perbedaan di antara Harry dan kalian semua adalah Harry BERPIKIR lima kali lebih BESAR." Direktur tersebut kemudian melanjutkan, "memperlihatkan keberhasilan yang ditentukan bukan oleh besarnya otak seseorang, melainkan oleh besarnya cara berpikir seseorang".

Sahabat trader, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa keuntungan portofolio yang didapatkan saat ini bukan ditentukan dari jeniusnya diri kita. Melainkan pada seberapa besar cara berpikir kita. Jadikan kisah ini sebagai renungan untuk meningkatkan hasil profit Anda di masa depan.

Share this on Google+
Tertarik di Forex | Mukjizat Berpikir Besar

Comments

Popular posts from this blog

Cara Simple Trading

Rp 00.00

Youtube Berhadiah

Rp 00.00
Halo Gan.. Ada hadiah menanti Anda lho. Yeah hadiah menarik buat agan dari menonton youtube. Untuk mendapatkan hadiah, Pastikan Anda terdaftar menjadi anggota Juragan Valas.
Setiap bulan akan ada pemenang terpilih dan diumumkan melalui cannel youtube juragan valas. Semoga beruntung ya..

Tanpa Listrik

Rp 00.00

Daftar Anggota

Rp 00.00 Mendaftar keanggotaan pada juragan valas memiliki banyak keuntungan. Kelebihan yang akan didapatkan para JVer adalah :

Perencanaan Trading yang Benar

Rp 00.00 Saya pernah mendengar seorang trader berkata : "Keuntungan trading itu terjadi saat exit bukan saat buka posisi". Saya sendiri percaya bahwa yang terpenting dalam trading terletak pada penutupan transaksi, bukan saat kita entry.

Walaupun Anda misalnya berhasil open posisi dipucuk, dan pair tersebut bisa bergerak dengan kencang, tanpa adanya perencanaan keluar pasar secara matang, semuanya akan jadi percuma saja.
Cerita ini mengingatkan saya bertemu dengan seorang trader asal Surabaya, Jawa Timur. Ia mencoba buy GBPUSD. Kebetulan waktu itu harga memang sedang tinggi-tingginya. Lalu dia hold transaksi tersebut hingga beberapa lama.
Gambar 1. Trader Forex
Saat GBPUSD mulai turun, dia belum melepasnya karena merasa harga masih bisa naik. Namun sayang GBPUSD melemah dan turun hingga mengurangi equity hampir 50% dari modal. Akhirnya dia mulai panik dan dengan sangat terpaksa melakukan cut loss.
Perhatikan baik-baik dari cerita di atas. Ketika transaksi kena TP (Take Prof…