Skip to main content

Eksekutif Junior

Eksekutif Junior muda yang baru lulus dari universitas Rp 00.00
Menurut survey dari universitas mencatat bahwa mahasiswa yang lulus hanya kurang dari 50 persen. Hal ini terlihat pula pada forex trading bahwa kurang dari 50 persen yang mampu bertahan.

Penyebab dari tidak banyak yang lulus karena sikap mereka sendiri. Bukan karena mereka tidak pintar atau kurang cerdas, namun pikiran negatif mereka.

Ini akan membawa kita kepada sifat manusia. Dari sini Anda akan memahami bahwa sikap negatif akan membuat buruk keadaan, dan memperlambat proses seseorang mencapai kesuksesan.

Dari setiap 100 pelajar yang mendaftar di perguruan tinggi, kurang dari 50 orang akan lulus. Saya ingin mengetahui ini, dan akhirnya saya meminta penjelasan kepada Direktur Penerimaan di sebuah universitas besar.

Menjadi pertanyaan besar bagi saya kenapa mahasiswa yang lulus hanya kurang dari separuh. "Bukan kurangnya inteligensi," kata Direktur Penerimaan.


lulusan muda dari universitas
Gambar 1. Lulusan Muda


"Kami tidak menerima mereka jika tidak mempunyai kemampuan yang memadai. Dan itu bukan uang. Siapa saja yang ingin membiayai dirinya sendiri di perguruan tinggi sekarang ini dapat melakukannya. Alasan yang sebenarnya adalah sikap. Berapa banyak orang keluar karena mereka tidak menyukai dosennya, mata kuliah yang harus mereka ambil, dan rekan mereka sesama mahasiswa".


murung dan pendiam
Gambar 2. Tidak Suka dengan Kawan Mahasiswa dan Dosennya



Alasan klasik dari kejadian ini adalah pikiran negatif. Pikiran dapat menjelaskan mengapa pintu menuju posisi eksekutif puncak tertutup bagi banyak eksekutif junior yang masih muda. Sikap murung, negatif, pesimistis, mencela diri, merupakan bukan sebuah inteligensi yang kurang memadai telah menahan ribuan eksekutif muda.


pengusaha muda
Gambar 3. Eksekutif Senior


Seperti yang dikemukakan oleh seorang eksekutif senior kepada saya, "Sering kami promosi ke jenjang lebih tinggi untuk eksekutif muda tanpa melihat orang bersangkutan apakah cerdas atau tidak. Namun hampir selalu sikapnya itulah telah membuat dirinya gagal sebelum dipromosikan".


Share this on Google+
Lebih Berharga | Kisah Pengetahuan

Comments

Popular posts from this blog

Jurnal Trading

Rp 00.00

Menjadi Trader Bukan Sebuah Bakat

Rp 00.00 Profesi didunia ini banyak sekali dan setiap orang memiliki ciri khas masing-masing. Kadang juga ada orang yang memiliki bakat khusus yang tidak dimiliki manusia lain. Hal itu wajar karena kita diberi karunia oleh Tuhan. Lihat saja pelukis, pemahat, penyanyi, dan lain sebagainya.
Bagaimana dengan kita sebagai trader forex? Apakah harus memiliki bakat sejak lahir supaya bisa sukses di bursa forex? Menurut penelitian 99% trader yang sukses di forex bukan karena faktor bakat sejak lahir, tapi merupakan hasil pembelajaran selama bertahun-tahun hingga membentuk karakter dan menjadi berhasil seperti sekarang ini.

Tanda Trading Anda dalam Ketakutan

Rp 00.00 Ingat pesan ini : "If you're scared of losing, one thing is certain, you are going to loss". Artinya Jika Anda takut kehilangan, satu hal yang pasti, Anda akan rugi. 
Mengalami loss itu sangat wajar dalam trading, bahkan loss bagaikan sisi lain dari mata uang. Tentu saja tidak dapat dipisahkan sama sekali, karena kita tidak bisa cuma mengharapkan gain saja, dan tidak mau menerima lossnya.

Rahasia Dinapoli

Rp 00.00

Jempol Market

Rp 00.00