Skip to main content

Kisah Ilmuwan

kisah ilmuwan einstein Rp 00.00
Seorang Trader yang baik akan terus menekuni trading dengan semangat dan penuh kesungguhan. Menjadi Trader yang berhasil harus ditentukan dari sikapnya.

Kisah satu ini mengisyaratkan kita untuk tidak mengetahui banyak hal yang perlu disimpan dalam pikiran.

Einstein adalah seorang ilmuwan dibidang fisika yang mengenalkan teori relativitas. Namun dalam perjalanan karirnya, dia masih tidak mengetahui jarak mil dihitung dalam satuan kaki.

Pernah seorang ilmuwan besar sedang ditanyai oleh kawannya soal jarak. Ya ia adalah Einstein, seorang ahli fisika. Temannya bertanya ada berapa kaki dalam satu mil. Einstein hanya menjawab, "Saya tidak tahu. Mengapa harus mengisi otak saya dengan fakta yang dapat saya temukan dalam waktu dua menit di dalam buku acuan standar?"


ilmuwan besar dibidang fisika
Gambar 1. Albert Einstein


Einstein mengajarkan kepada kita suatu pelajaran sangat berharga. Ia merasa bahwa lebih penting menggunakan otak untuk berpikir daripada menggunakannya sebagai gudang fakta.


pola gerak pasar valas
Gambar 2. Pola Market


Jadi bagi Trader, jangan pernah minder pada keadaan dimana Anda tidak mengetahui pola harga ataupun mengetahui candlestick di pasar valas. Semua tidak ada yang mutlak seratus persen pasti. Gunakanlah otak Anda untuk berpikir merespon pergerakan pasar bukan untuk menghapal kejadian peristiwa pasar yang begitu sangat banyak jumlahnya.


Share this on Google+
Kisah Pengetahuan | Kisah Alex

Comments

Popular posts from this blog

Jurnal Trading

Rp 00.00

Youtube Berhadiah

Rp 00.00
Halo Gan.. Ada hadiah menanti Anda lho. Yeah hadiah menarik buat agan dari menonton youtube. Untuk mendapatkan hadiah, Pastikan Anda terdaftar menjadi anggota Juragan Valas.
Setelah mencapai 100 orang setiap bulan akan ada pemenang terpilih dan diumumkan melalui cannel youtube juragan valas. Semoga beruntung ya..

Tanpa Listrik

Rp 00.00

Pentingnya Ilmu AQ Pada Trader

Rp 00.00 Kita tahu di dunia ini sudah ada ilmu pengembangan psikologis diantaranya : IQ (Intelligence Quotient), EQ (Emotional Quotient), SQ (Spiritual Quotient), dan ada tambahan lagi yaitu AQ (Adversity Quotient). Ilmu satu ini mengukur tingkat ketahanan seseorang dikala menghadapi situasi sulit.
Ada sebuah potensi di dalam diri yang bisa dikembangkan untuk mencapai suatu tujuan. Fokus dari potensi itu adalah AQ. Bagaimana menghadapi banyak rintangan, cobaan, hambatan, yang menjadi masalah adalah contoh apakah kita sanggup untuk berdiri kembali setelah terjatuh. Semakin cepat bangkit kembali dan mempertahankannya itu menandakan AQ Anda makin tinggi.

Menjadi Trader Bukan Sebuah Bakat

Rp 00.00 Profesi didunia ini banyak sekali dan setiap orang memiliki ciri khas masing-masing. Kadang juga ada orang yang memiliki bakat khusus yang tidak dimiliki manusia lain. Hal itu wajar karena kita diberi karunia oleh Tuhan. Lihat saja pelukis, pemahat, penyanyi, dan lain sebagainya.
Bagaimana dengan kita sebagai trader forex? Apakah harus memiliki bakat sejak lahir supaya bisa sukses di bursa forex? Menurut penelitian 99% trader yang sukses di forex bukan karena faktor bakat sejak lahir, tapi merupakan hasil pembelajaran selama bertahun-tahun hingga membentuk karakter dan menjadi berhasil seperti sekarang ini.