Skip to main content

Sedekah Jariyah

sedekah jariyah Rp 00.00
Melakukan sedekah kepada sesama merupakan cara kita untuk berbuat baik sekaligus mencari pahala kepada Allah. Namun bagaimana seandainya kita sedekah sekali pahalanya mengalir sampai kiamat.

Adakah yang pernah berpikir kalau bisa sedekah terus menerus, kenapa harus sedekah sekali? 

Nah saya beritahukan kepada Anda bahwa ada sedekah sekali tapi pahalanya mengalir berkali-kali. Tidak lain sedekah itu disebut Sedekah Jariyah. Anda akan mendapat kebaikan dari sedekah tersebut selama fasilitas atau hasil sedekah yang Anda salurkan dipakai oleh orang lain sampai kiamat kelak.

Ada sebuah Yayasan di Cimahi, Jawa Barat, Indonesia sedang mendirikan Madrasah khusus penghafal Al-qur'an. Pembuatan Madrasah sudah dimulai pada tahun 2009 silam. Namun bangunan resminya baru bisa dibuat saat ini setelah mendapat dukungan dari para santri dan masyarakat.

Rencananya, Madrasah tersebut akan membebaskan lahan sebesar 72 meter persegi. Untuk Anda yang ingin melakukan Sedekah Jariyah, salurkan dana Anda kepada Madrasah Tahfidz Ihyaul Qur’an dengan rekening :

BRI
3666-01-030284-53-4
a.n Yayasan Madinatussalam

BCA
139-225-7645
a.n Rachmat 
( Ketua Yayasan Madinatussalam)

Anda pun dapat datang langsung melihat luas bangunan serta pembuatan Madrasah Tahfidz Ihyaul Qur’an Yayasan Madinatussalam Jl. Cisalak 133A Rt05 Rw04 Gg. Pertamina Kel.Leuwigajah Kec. Cimahi Selatan 40532, Tlp. +6281809016397.

Madrasah Tahfidz Ihyaul Qur’an Yayasan Madinatussalam
Gambar 1. Desain Pondok Tahfidz Ihyaul Qur’an

DASAR-DASAR SEDEKAH JARIYAH


 مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً ۚ وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْسُطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
Artinya : "Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan". (QS. Al Baqarah : 245)

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Artinya : "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui". (QS. Al Baqarah : 261)

الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ ۖ وَاللَّهُ يَعِدُكُمْ مَغْفِرَةً مِنْهُ وَفَضْلًا ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Artinya : "Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui". (QS. Al Baqarah : 268)

Share this on Google+
Jadwal Shalat | Donasi

Comments

Popular posts from this blog

Rahasia Dinapoli

Rp 00.00

Jurnal Trading

Rp 00.00

Jebakan Batman

Rp 00.00

Pentingnya Ilmu AQ Pada Trader

Rp 00.00 Kita tahu di dunia ini sudah ada ilmu pengembangan psikologis diantaranya : IQ (Intelligence Quotient), EQ (Emotional Quotient), SQ (Spiritual Quotient), dan ada tambahan lagi yaitu AQ (Adversity Quotient). Ilmu satu ini mengukur tingkat ketahanan seseorang dikala menghadapi situasi sulit.
Ada sebuah potensi di dalam diri yang bisa dikembangkan untuk mencapai suatu tujuan. Fokus dari potensi itu adalah AQ. Bagaimana menghadapi banyak rintangan, cobaan, hambatan, yang menjadi masalah adalah contoh apakah kita sanggup untuk berdiri kembali setelah terjatuh. Semakin cepat bangkit kembali dan mempertahankannya itu menandakan AQ Anda makin tinggi.

Anda Frustasi di Forex? Ini Solusinya

Rp 00.00 Ada sebuah kisah jaman dahulu dari seorang tukang kayu ketika mahkluk-makhluk dibumi masih bisa berbicara layaknya manusia. Ia sehari-hari berprofesi sebagai pemahat. Dari kayu-kayu biasa diubah menjadi mahakarya yang tak ternilai harganya. Suatu hari dia membawa 2 buah kayu besar dari hutan untuk dipahat menjadi patung.
Keesokan harinya, kayu pertama mulai dipahat. Namun tidak sampai selesai, kayu itu menangis. Rasa sakit akibat pahatan tukang kayu itu sungguh tak tertahankan. Tukang kayu memahami penderitaan si kayu dan membujuknya agar sabar karena sakit tersebut hanya sebentar. Sehingga setelah jadi nanti, kayu akan berubah menjadi patung yang sangat memukau.