Skip to main content

Bullish Support

kesalahan transaksi dari rule sistem Rp 00.00
Minggu kemarin menyisakan banyak kenangan dalam bertrading. Lebih banyak hal-hal baru yang sering saya jumpai.

Sungguh ini merupakan sebuah kecerobohan pada diri kami. Selalu melakukan kesalahan yang sama serta tidak sadar telah merugikan diri sendiri dari transaksi yang terbilang berani.

Sayang seribu sayang namun itulah yang terjadi. Jika diberi kesempatan, saya berjanji tak akan berbuat hal yang sama kedua kali.

Awalnya saya menganggap sepele tentang open posisi pada minggu terakhir hari Jum'at 13 Juni 2014. Artikel ini akan mengingatkanku pada kesalahan yang saya lakukan. Tidak ku duga dan tidak ku sangka, aku melanggar sistem trading sendiri.

melanggar aturan rule sistem sendiri
Gambar 1. Kesalahan Open Posisi yang tidak Sesuai Sistem

Kesalahan yang paling terlihat adalah aku tidak menempatkan transaksi tepat di titik support. Padahal jika kita garis line pada titik support masih belum masuk namun aku sudah mendahuluinya. Saya menyesal dan tidak akan mengulanginya lagi. Terima kasih ya Allah, aku bisa belajar dari kesalahan ini.

Share this on Google+
Sistem Trading | Pantangan Trading

Comments

Popular posts from this blog

Jurnal Trading

Rp 00.00

Rahasia Dinapoli

Rp 00.00

Level 4

Rp 00.00

Pentingnya Ilmu AQ Pada Trader

Rp 00.00 Kita tahu di dunia ini sudah ada ilmu pengembangan psikologis diantaranya : IQ (Intelligence Quotient), EQ (Emotional Quotient), SQ (Spiritual Quotient), dan ada tambahan lagi yaitu AQ (Adversity Quotient). Ilmu satu ini mengukur tingkat ketahanan seseorang dikala menghadapi situasi sulit.
Ada sebuah potensi di dalam diri yang bisa dikembangkan untuk mencapai suatu tujuan. Fokus dari potensi itu adalah AQ. Bagaimana menghadapi banyak rintangan, cobaan, hambatan, yang menjadi masalah adalah contoh apakah kita sanggup untuk berdiri kembali setelah terjatuh. Semakin cepat bangkit kembali dan mempertahankannya itu menandakan AQ Anda makin tinggi.

Anda Frustasi di Forex? Ini Solusinya

Rp 00.00 Ada sebuah kisah jaman dahulu dari seorang tukang kayu ketika mahkluk-makhluk dibumi masih bisa berbicara layaknya manusia. Ia sehari-hari berprofesi sebagai pemahat. Dari kayu-kayu biasa diubah menjadi mahakarya yang tak ternilai harganya. Suatu hari dia membawa 2 buah kayu besar dari hutan untuk dipahat menjadi patung.
Keesokan harinya, kayu pertama mulai dipahat. Namun tidak sampai selesai, kayu itu menangis. Rasa sakit akibat pahatan tukang kayu itu sungguh tak tertahankan. Tukang kayu memahami penderitaan si kayu dan membujuknya agar sabar karena sakit tersebut hanya sebentar. Sehingga setelah jadi nanti, kayu akan berubah menjadi patung yang sangat memukau.