Skip to main content

Kisah Ketakutan

kisah tentang seorang calon tentara yang berhadapan dengan rasa ketakutan Rp 00.00
Rasa takut sering dialami oleh siapapun. Tidak terkecuali anak kecil, orang muda, ataupun orang tua. Semua pernah mengalami nya.

Namun disalah satu sekolah akademik militer mengemukakan hal yang berbeda dan siapapun yang tidak dapat renang justru akan disuruh masuk ke dalam air. 

Semakin banyak calon-calon militer ini masuk ke air, ternyata ketakutan dapat dihilangkan. Tapi bagaimana hal itu bisa terjadi secara pasti? ketakutan tersebut akan dikisahkan dalam artikel berikut ini.

Selama Perang Dunia II, Angkatan Laut memastikan bahwa para prajuritnya yang baru harus dapat berenang. Prajurit yang tidak dapat berenang dimasukkan ke dalam kelas renang. Saya menyaksikan beberapa pengalaman pelatihan itu.

belajar renang
Gambar 1. Takut Air

Mengasyikkan sekali menyaksikan pemuda-pemuda yang sehat takut melihat air yang tidak terlalu dalam. Salah satu latihan mengharuskan mereka melompat dari papan setinggi 1,8 meter ke dalam air sedalam 2,4 meter, sementara setangah lusin jago renang berdiri mengawasi.

Ketakutan yang diperlihatkan orang-orang muda ini riil. Namun, yang ada di antara mereka dan takluknya rasa takut adalah lompatan ke dalam air di bawah. Lebih dari sekali saya melihat beberapa dari mereka "secara tidak sengaja" terdorong jatuh dari atas papan. Hasilnya ketakutan pun dikalahkan.

mahir berenang
Gambar 2. Renang Di Laut

Insiden seperti ini dapat mengilustrasikan satu hal bahwa dengan tindakan ternyata dapat mengalahkan ketakutan. Dan sebaliknya, justru semakin banyak melakukan kebimbangan dan penundaan akan memupuk rasa ketakutan.

Share this on Google+
Ketakutan | Kalahkan Ketakutan

Comments

Popular posts from this blog

Jurnal Trading

Rp 00.00

Serius Ingin Berhasil di Forex? Inilah Caranya

Rp 00.00 Bisnis paling mudah menurut kami adalah trading forex. Hanya dengan menyetorkan dana senilai $10 maka kita sudah bisa memulainya. Walaupun tidak sedikit orang menganggap bisnis ini adalah aktifitas sampingan maka mereka tidak serius untuk menggelutinya.
Lalu kita lihat lagi, bisnis apa yang paling banyak memakan korban? ternyata trading forex. Hasil penelitian mendapatkan hampir 95% trader forex rugi dan sebagian lainnya pindah profesi. Apakah memang trading forex begitu susah sehingga banyak orang menjadi korban?

Youtube Berhadiah

Rp 00.00
Halo Gan.. Ada hadiah menanti Anda lho. Yeah hadiah menarik buat agan dari menonton youtube. Untuk mendapatkan hadiah, Pastikan Anda terdaftar menjadi anggota Juragan Valas.
Setiap bulan akan ada pemenang terpilih dan diumumkan melalui cannel youtube juragan valas. Semoga beruntung ya..

Perencanaan Trading yang Benar

Rp 00.00 Saya pernah mendengar seorang trader berkata : "Keuntungan trading itu terjadi saat exit bukan saat buka posisi". Saya sendiri percaya bahwa yang terpenting dalam trading terletak pada penutupan transaksi, bukan saat kita entry.

Walaupun Anda misalnya berhasil open posisi dipucuk, dan pair tersebut bisa bergerak dengan kencang, tanpa adanya perencanaan keluar pasar secara matang, semuanya akan jadi percuma saja.
Cerita ini mengingatkan saya bertemu dengan seorang trader asal Surabaya, Jawa Timur. Ia mencoba buy GBPUSD. Kebetulan waktu itu harga memang sedang tinggi-tingginya. Lalu dia hold transaksi tersebut hingga beberapa lama.
Gambar 1. Trader Forex
Saat GBPUSD mulai turun, dia belum melepasnya karena merasa harga masih bisa naik. Namun sayang GBPUSD melemah dan turun hingga mengurangi equity hampir 50% dari modal. Akhirnya dia mulai panik dan dengan sangat terpaksa melakukan cut loss.
Perhatikan baik-baik dari cerita di atas. Ketika transaksi kena TP (Take Prof…

Cambuk Keberhasilan Trader

Rp 00.00 Michael Jeffrey Jordan merupakan atlit bola basket profesional asal Amerika. Ia merupakan pemain terkenal di dunia dan sedikitnya enam kali bisa menjuarai NBA (Liga Nasional Basket Amerika). Ia memiliki tinggi badan 198 cm dan merebut gelar pemain terbaik.
Dalam sesi wawancara ia pernah berkata, "Saya telah melewatkan lebih dari 9.000 permainan dikarir saya. Namun saya kalah hampir 300 pertandingan. Pada uji coba klasemen ke 26, saya dipercayakan pelatih untuk membawa tim menjadi juara. Sebelum bisa melewati itu, saya telah gagal berkali-kali dalam hidupku. Dan itulah mengapa saya saat ini bisa berhasil".