Skip to main content

Tanpa Nasib

tanpa ada hubungannya dengan keadaan nasib seseorang Rp 00.00
Ini merupakan kisah inspiratif selanjutnya tentang persoalan nasib. Tak ada keraguan bahwa siapapun yang giat bekerja akan mendapatkan hasil dari usahanya itu.

Pengalaman ini diucapkan oleh seorang teman wiraniaga dan beliau kebetulan mengetahui bahwa rekannya Pak Budi telah naik jabatan. 

Para eksekutif di perusahaannya tidak salah pilih dan memang begitu kebenarannya. Mereka memperbincangkan bahwa Pak Budi beruntung. Namun lihat kembali bahwa Pak Budi jelas orang yang paling efektif di perusahaan tersebut. Bahwa nasib baik maupun nasib buruk tak ada kaitannya dengan pekerjaan.

Mari saya ilustrasikan bagaimana orang mengalah pada dalih nasib. Belum lama ini saya makan siang bersama tiga orang eksekutif junior yang masih muda. Topik percakapan hari itu adalah Pak Budi, yang baru saja sehari sebelumnya dipilih dari kelompok mereka untuk mendapatkan promosi besar.

Mengapa Pak Budi mendapatkan jabatan itu? Ketiga orang muda ini menggali untuk menemukan segala macam alasan: nasib baik, katrol, menjilat, istri Pak Budi dan bagaimana wanita itu bermain mata dengan bos yang semuanya tidak benar.

sedang meeting
Gambar 1. Meeting Kantor


Kenyataannya Pak Budi memang benar-benar memenuhi syarat. Ia selama ini bekerja lebih baik dibandingkan yang lain. Ia bekerja lebih keras. Ia mempunyai kepribadian yang lebih efektif.

Saya juga mengetahui bahwa para karyawan senior di perusahaan tersebut sudah menghabiskan banyak waktu mempertimbangkan mana dari keempat orang tersebut yang akan dipromosikan. Ketiga orang yang kecewa tersebut seharusnya menyadari bahwa para atasan mereka tidak memilih Pak Budi dengan jalan undian.

Share this on Google+
Nasib | Cara Nasib Bekerja

Comments

Popular posts from this blog

Jurnal Trading

Rp 00.00

Serius Ingin Berhasil di Forex? Inilah Caranya

Rp 00.00 Bisnis paling mudah menurut kami adalah trading forex. Hanya dengan menyetorkan dana senilai $10 maka kita sudah bisa memulainya. Walaupun tidak sedikit orang menganggap bisnis ini adalah aktifitas sampingan maka mereka tidak serius untuk menggelutinya.
Lalu kita lihat lagi, bisnis apa yang paling banyak memakan korban? ternyata trading forex. Hasil penelitian mendapatkan hampir 95% trader forex rugi dan sebagian lainnya pindah profesi. Apakah memang trading forex begitu susah sehingga banyak orang menjadi korban?

Youtube Berhadiah

Rp 00.00
Halo Gan.. Ada hadiah menanti Anda lho. Yeah hadiah menarik buat agan dari menonton youtube. Untuk mendapatkan hadiah, Pastikan Anda terdaftar menjadi anggota Juragan Valas.
Setiap bulan akan ada pemenang terpilih dan diumumkan melalui cannel youtube juragan valas. Semoga beruntung ya..

Perencanaan Trading yang Benar

Rp 00.00 Saya pernah mendengar seorang trader berkata : "Keuntungan trading itu terjadi saat exit bukan saat buka posisi". Saya sendiri percaya bahwa yang terpenting dalam trading terletak pada penutupan transaksi, bukan saat kita entry.

Walaupun Anda misalnya berhasil open posisi dipucuk, dan pair tersebut bisa bergerak dengan kencang, tanpa adanya perencanaan keluar pasar secara matang, semuanya akan jadi percuma saja.
Cerita ini mengingatkan saya bertemu dengan seorang trader asal Surabaya, Jawa Timur. Ia mencoba buy GBPUSD. Kebetulan waktu itu harga memang sedang tinggi-tingginya. Lalu dia hold transaksi tersebut hingga beberapa lama.
Gambar 1. Trader Forex
Saat GBPUSD mulai turun, dia belum melepasnya karena merasa harga masih bisa naik. Namun sayang GBPUSD melemah dan turun hingga mengurangi equity hampir 50% dari modal. Akhirnya dia mulai panik dan dengan sangat terpaksa melakukan cut loss.
Perhatikan baik-baik dari cerita di atas. Ketika transaksi kena TP (Take Prof…

Cambuk Keberhasilan Trader

Rp 00.00 Michael Jeffrey Jordan merupakan atlit bola basket profesional asal Amerika. Ia merupakan pemain terkenal di dunia dan sedikitnya enam kali bisa menjuarai NBA (Liga Nasional Basket Amerika). Ia memiliki tinggi badan 198 cm dan merebut gelar pemain terbaik.
Dalam sesi wawancara ia pernah berkata, "Saya telah melewatkan lebih dari 9.000 permainan dikarir saya. Namun saya kalah hampir 300 pertandingan. Pada uji coba klasemen ke 26, saya dipercayakan pelatih untuk membawa tim menjadi juara. Sebelum bisa melewati itu, saya telah gagal berkali-kali dalam hidupku. Dan itulah mengapa saya saat ini bisa berhasil".