Skip to main content

Kontak Mata

Rp 00.00
Sebagai seorang trader pernah sekali bertemu dengan trader lain. Membicarakan masalah trading dan pengalamannya dalam transaksi di forex.

Hal ini menimbulkan kesan ada sesuatu yang tidak boleh diungkapkan atau dibicarakan. Seakan-akan ada suatu rahasia yang orang lain tidak boleh mengetahuinya. 

Untuk itu perlu ada pencegahan supaya trader lain pun merasa nyaman dengan apa yang kita ungkapkan tanpa meresahkan sesama trader.

Biasakan mengadakan kontak mata pada lawan bicara. Sikap orang menggunakan matanya memberitahu kita banyak hal tentang diri orang bersangkutan. Secara naluriah Anda mengajukan pertanyaan kepada diri sendiri mengenai orang yang tidak mau memandang ke mata Anda. 

"Apa yang ia coba sembunyikan? Apa yang ia takutkan? Apakah ia mencoba membohongi saya? Apakah ia menyembunyikan sesuatu?" 

tatapan mata
Gambar 1. Kontak Mata

Rata-rata kelalaian membuat kontak mata mengatakan salah satu dari dua hal. Orang gagal mungkin mengatakan, "Saya merasa lemah di samping Anda. Saya merasa inferior di hadapan Anda. Saya takut kepada Anda." 

Atau menghindari pandangan orang lain mungkin mengatakan, "Saya merasa bersalah. Saya telah melakukan sesuatu, atau saya memikirkan sesuatu yang saya tidak ingin Anda tahu. Saya takut jika saya membiarkan pandangan mata saya bertemu dengan pandangan Anda, Anda akan mengetahui rahasia saya."

Anda tidak mengatakan sesuatu yang baik mengenai diri Anda ketika Anda menghindari kontak mata. Anda mengatakan, "Saya takut. Saya kurang percaya diri." Taklukkan ketakutan ini dengan membuat diri Anda memandang mata lawan bicara. 

Pandangan mata
Gambar 2. Tatapan Mata

Memandang mata lawan bicara mengatakan kepadanya, "Saya jujur dan tulus. Saya percaya akan apa yang saya katakan kepada Anda. Saya tidak takut. Saya percaya." 

Buat mata Anda bekerja untuk Anda. Arahkan tepat ke mata lawan bicara. Ini tidak hanya memberi Anda kepercayaan diri. Tindakan ini membuat orang lain juga percaya kepada Anda.

Share this on Google+
Makin PD

Comments

Popular posts from this blog

Rahasia Dinapoli

Rp 00.00

Level 4

Rp 00.00

Pair EURUSD

Rp 00.00

Pentingnya Ilmu AQ Pada Trader

Rp 00.00 Kita tahu di dunia ini sudah ada ilmu pengembangan psikologis diantaranya : IQ (Intelligence Quotient), EQ (Emotional Quotient), SQ (Spiritual Quotient), dan ada tambahan lagi yaitu AQ (Adversity Quotient). Ilmu satu ini mengukur tingkat ketahanan seseorang dikala menghadapi situasi sulit.
Ada sebuah potensi di dalam diri yang bisa dikembangkan untuk mencapai suatu tujuan. Fokus dari potensi itu adalah AQ. Bagaimana menghadapi banyak rintangan, cobaan, hambatan, yang menjadi masalah adalah contoh apakah kita sanggup untuk berdiri kembali setelah terjatuh. Semakin cepat bangkit kembali dan mempertahankannya itu menandakan AQ Anda makin tinggi.

Anda Frustasi di Forex? Ini Solusinya

Rp 00.00 Ada sebuah kisah jaman dahulu dari seorang tukang kayu ketika mahkluk-makhluk dibumi masih bisa berbicara layaknya manusia. Ia sehari-hari berprofesi sebagai pemahat. Dari kayu-kayu biasa diubah menjadi mahakarya yang tak ternilai harganya. Suatu hari dia membawa 2 buah kayu besar dari hutan untuk dipahat menjadi patung.
Keesokan harinya, kayu pertama mulai dipahat. Namun tidak sampai selesai, kayu itu menangis. Rasa sakit akibat pahatan tukang kayu itu sungguh tak tertahankan. Tukang kayu memahami penderitaan si kayu dan membujuknya agar sabar karena sakit tersebut hanya sebentar. Sehingga setelah jadi nanti, kayu akan berubah menjadi patung yang sangat memukau.