Skip to main content

Nilai Pelanggan

Rp 00.00
Berapa Banyak Nilai Seorang Pelanggan? Seorang eksekutif dari sebuah toko Toserba berbicara di depan suatu rapat manajer. 

Ia mengatakan, "Saya percaya bahwa cara terbaik untuk membuat pelanggan datang kembali adalah dengan memberi mereka pelayanan yang ramah dan sopan." 

"Suatu hari saya sedang berjalan melewati toko kami ketika saya kebetulan mendengar seorang wiraniaga berdebat dengan seorang pelanggan. Pelanggan tersebut pergi dengan marah."

"Sesudahnya, wiraniaga tadi berkata kepada rekannya, Saya tidak akan membiarkan pelanggan kelas teri menyita semua waktu dan menyuruh saya membongkar toko untuk menemukan apa yang ia inginkan. Ia benar-benar tidak pantas mendapatkannya."

tidak senang
Gambar 1. Marah

"Saya pun melangkah pergi," eksekutif tadi melanjutkan, "tetapi saya tidak dapat menyingkirkan komentar itu dari benak saya. Ini serius sekali, saya pikir, jika wiraniaga kami menganggap pelanggan sebagai kelas teri. Saya memutuskan saat itu bahwa konsep ini harus diubah. Ketika kembali ke kantor saya, saya memanggil akuntan kami dan memintanya untuk mencari tahu berapa banyak yang dibelanjakan rata-rata pelanggan di toko tahun lalu. Angka yang dihasilkannya mengejutkan saya. Menurut perhitungan cermat akuntan kami, pelanggan yang biasa saja menghabiskan £500 setahun di toko kami.

"Hal berikutnya yang saya lakukan adalah mengadakan rapat dengan semua penyelia (supervisor), menjelaskan kejadian tersebut kepada mereka. Lalu, saya memperlihatkan kepada mereka berapa nilai seorang pelanggan sebenarnya." 

"Segera sesudah saya membuat mereka melihat bahwa seorang pelanggan tidak boleh dinilai hanya pada satu penjualan, tetapi secara tahunan, pelayanan pelanggan jelas membaik." Pokok yang diajukan oleh eksekutif tersebut berlaku pada jenis bisnis apa pun. 

Bisnis ulanglah yang menghasilkan laba. Acap kali tidak ada laba sama sekali pada beberapa penjualan pertama. Pengeluaran potensial dari para pelanggan harus dipertimbangkan, bukan hanya apa yang ia beli hari ini. Menghargai pelanggan setinggi-tingginya akan mengubah mereka menjadi pelanggan besar yang tetap. 

Memberikan nilai yang rendah kepada pelanggan mengakibatkan mereka membeli di tempat lain. Seorang mahasiswa mengilustrasikan hal ini kepada saya, menjelaskan mengapa ia tidak mau makan lagi di kantin tertentu.

"Untuk makan siang hari ini," mahasiswa tadi memulai, "saya memutuskan untuk mencoba kantin baru yang dibuka dua minggu lalu. Setiap sen sangat berarti bagi saya saat ini, maka saya mengirit sedapat mungkin." 

"Melewati bagian masakan daging saya melihat ada daging kalkun yang kelihatannya enak, dan harganya tercantum jelas £2,50 per porsi. "Ketika saya membayar, kasir memandang nampan saya dan mengatakan '£5.00!' Saya dengan halus memintanya mengecek lagi karena menurut hitungan saya makanan yang saya ambil hanya berjumlah £4,00." 

"Ia menatap saya dengan mencibir dan mengecek kembali. Yang keliru ternyata harga kalkun tersebut. Ia menagih saya £3,50 seporsi dan bukan £2,50. Saya menunjuk label harga yang terbaca jelas £2,50."

"Gadis itu sangat kasar. Saya tidak peduli berapa harga yang tertulis di sana. Harganya seharusnya £3,50. Lihat, ini daftar harga saya untuk hari ini. Pasti ada yang salah memasang label harga itu. Anda harus membayar £3,50." 

"Kemudian saya coba menjelaskan kepadanya bahwa satu-satunya alasan saya memilih daging kalkun itu adalah karena harganya yang £2,50. Jika diberi harga £3,50 saya pasti memilih makanan yang lain." 

tidak terima
Gambar 2. Kesal

"Gadis tadi tetap berkeras, 'Anda tetap harus membayar £3,50.' Saya akhirnya membayar sejumlah itu karena tidak mau berdiri terus di sana dan membuat keributan. Akan tetapi, saya memutuskan saat itu juga bahwa saya tidak akan kembali ke kantin itu lagi." 

"Saya membelanjakan sekitar £500 setahun untuk makan siang, dan Anda boleh pastikan mereka tidak akan melihat sesen pun dari uang itu." Itu adalah sebuah contoh tentang pandangan yang kecil. Kasir tersebut begitu peduli dengan uang dalam jumlah yang kecil sehingga ia tidak berpikir tentang £500 yang potensial.

Share this on Google+
Kemungkinan | Tukang Susu

Comments

Popular posts from this blog

Enaknya Jadi Trader Penuh Waktu

Rp 00.00 Beberapa orang memutuskan untuk menjadi trader penuh waktu. Mereka yang terobsesi dengan pilihan tersebut berharap bisa bebas finansial tanpa perlu banting tulang. Memang enak sih tetapi tidak gampang. Harus rajin berlatih dan terus belajar. Berikut ini saya ceritakan bagaimana enaknya menjadi seorang trader penuh waktu.
Melihat pekerjaan trader yang berada dibelakang laptop membuat kita bebas trading di manapun. Asalkan ada internet, transaksi cukup mudah dibangun. Coba kita bandingkan dengan penjual sayur dan mentimun di sekitar alun-alun, mereka harus terikat waktu dan tempat bertahun-tahun.

Esensi Trading Forex

Rp 00.00 Selama ini belajar disekolah harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Bisa menghafal serta menuliskan kembali teori-teori yang ada akan disebut murid pintar. Cara ini terus dilakukan hingga anak tumbuh dewasa. Artinya murid dilihat kehebatannya berdasarkan seberapa mampu ia menghafal teori yang diajarkan oleh gurunya.
Sayangnya kebiasaan ini juga sampai saat kita belajar trading. Banyak orang menganggap untuk mendapatkan hasil profit maksimal, harus menghafalkan semua teori-teori teknis dengan sempurna. Pernah suatu saat saya bertemu dengan orang yang sepertinya telah hafal chart patttern. Ia berbicara dengan lancar dan menyebutkan masing-masing nama pattern candlestick yang saya sendiri tidak hafal seluruhnya.

Analis VS Trader

Rp 00.00 Di pasar forex kita harus bisa membedakan mana analis dan mana trader. Seorang analis akan cenderung meneliti berbagai faktor. Mencari indikator, menelaahnya untuk menunjang analisa sehingga bisa dipertanggung jawabkan di depan pengguna.
Ia akan mempelajari berbagai macam cara supaya hasilnya selalu benar. Makanya tugas seorang analis dituntut untuk memprediksi dengan akurat. Selain itu, seorang analis harus mampu mengidentifikasi dimana harga sekarang, sudah berada di bawahkah atau di atas.
Uji coba parameter indikator tidak luput dari pantauan demi mendapatkan setting terbaik. Mereka diwajibkan sudah memahami tentang pembentukan market seperti head and shoulder, pennant, flag, double bottom, dan masih banyak lagi. Keadaan candlestick dapat langsung ditentukan apakah membentuk pola harami, bullish engulfing, doji, hanging man, dan lain sebagainya.
Agar bisa memberi rekomendasi kepada investor, mereka harus mampu membuktikan analisanya. Namun terkadang ada oknum analis yang…

Youtube Berhadiah

Rp 00.00
Halo Gan.. Ada hadiah menanti Anda lho. Yeah hadiah menarik buat agan dari menonton youtube. Untuk mendapatkan hadiah, Pastikan Anda terdaftar menjadi anggota Juragan Valas.
Setiap bulan akan ada pemenang terpilih dan diumumkan melalui cannel youtube juragan valas. Semoga beruntung ya..

Strategi Perang Pasar Forex

Rp 00.00 Tahukah Anda pasar forex adalah ajang pertempuran antar trader. Teknik yang digunakan sama, dua analisa yaitu teknikal dan fundamental. Di pasar ada ribuan orang yang dengan menggunakan analisa terbaiknya bisa mendapatkan keuntungan.
Bayangkan kita disini hanya satu orang berada dibelakang komputer atau smartphone. Sedangkan di dalam pasar terdapat jutaan orang dengan senjata terbaiknya masing-masing. Menurut logika, siapa yang bertahan dalam kemenangan?