Skip to main content

Hal Sepele

hal yang ringan Rp 00.00
Membuat suatu keputusan besar tidak terlepas dari pemikiran orang-orang penting. Untuk itu setiap ada permasalahan yang menghadang diri Anda, sikapilah dengan tenang dengan melihat pangkal masalah.

Suatu rintangan dalam kehidupan selalu ada. Begitu juga dengan pemecahannya. Jika Anda siap dengan kesuksesan besar maka fokuskan pada hal penting.

Artikel ini akan memberikan solusi tentang cara mengatasi permasalahan. Praktekkan tiga prosedur ini untuk membantu diri Anda tidak memikirkan hal-hal sepele.

1. Usahakan mata Anda tetap terfokus pada sasaran yang besar. 
Banyak kali kita seperti wiraniaga yang, karena gagal menghasilkan penjualan, melaporkan kepada manajernya, "Ya, tetapi saya meyakinkan si pelanggan bahwa ia keliru." Dalam menjual, sasaran yang besar adalah menghasilkan penjualan, bukan memenangkan argumen.

Dalam perkawinan, sasaran yang besar adalah kedamaian, kebahagiaan, ketenangan bukan memenangkan pertengkaran atau mengatakan, "Bukankah dulu sudah saya katakan ..." 

hal-hal penting
Gambar 1. Berpikir Besar

Dalam bekerja dengan karyawan, sasaran yang besar adalah mengembangkan potensi mereka sepenuhnya, bukan mempersoalkan kesalahan kecil. Dalam hidup bertetangga, sasaran yang besar adalah respek timbal balik dan persahabatan, bukan mencari-cari agar Anda dapat melaporkan mereka kepada polisi karena anjing mereka kadang menyalak pada malam hari. 

Ada peribahasa militer, "Jauh lebih baik kalah dalam pertempuran dan memenangkan perang, daripada memenangkan pertempuran dan kalah dalam perang." Usahakan agar mata Anda tetap menatap sasaran yang besar.

2. bertanyalah "Apakah ini benar-benar penting?"
Sebelum menjadi tergugah secara negatif, bertanyalah kepada diri sendiri, "Apakah cukup penting bagi saya untuk menjadi marah?" Tidak ada cara yang lebih baik untuk menghindari frustrasi karena persoalan kecil daripada menggunakan obat ini. 

tidak penting
Gambar 1. Pertengkaran

Setidaknya 90 persen dari pertengkaran dan permusuhan tidak akan pernah terjadi jika kita menghadapi situasi yang mengganggu dengan pertanyaan "Apakah ini benar-benar penting?"

3. Jangan jatuh kedalam perangkap hal-hal yang sepele.
Melakukan aktifitas seperti berpidato, memecahkan masalah, memberi nasihat kepada karyawan, pikirkanlah hal-hal yang benar-benar penting, hal-hal yang benar-benar menentukan. Jangan menjadi tenggelam di bawah persoalan yang dangkal. Berkonsentrasilah pada hal-hal yang penting.

Share this on Google+
Gagap | Negatif vs Positif

Comments

Popular posts from this blog

Kalender Ekonomi

Rp 00.00 Kalender ekonomi sangat dibutuhkan oleh mereka yang memiliki keahlian dalam memprediksi harga berdasarkan berita. Semua trader dapat ikut mencobanya.
Banyak trader fundamental menjadi trader handal hanya karena bisa memilah berita menguntungkan dan berita yang tidak menguntungkan.

Jurnal Trading

Rp 00.00

Youtube Berhadiah

Rp 00.00
Halo Gan.. Ada hadiah menanti Anda lho. Yeah hadiah menarik buat agan dari menonton youtube. Untuk mendapatkan hadiah, Pastikan Anda terdaftar menjadi anggota Juragan Valas.
Setiap bulan akan ada pemenang terpilih dan diumumkan melalui cannel youtube juragan valas. Semoga beruntung ya..

Serius Ingin Berhasil di Forex? Inilah Caranya

Rp 00.00 Bisnis paling mudah menurut kami adalah trading forex. Hanya dengan menyetorkan dana senilai $10 maka kita sudah bisa memulainya. Walaupun tidak sedikit orang menganggap bisnis ini adalah aktifitas sampingan maka mereka tidak serius untuk menggelutinya.
Lalu kita lihat lagi, bisnis apa yang paling banyak memakan korban? ternyata trading forex. Hasil penelitian mendapatkan hampir 95% trader forex rugi dan sebagian lainnya pindah profesi. Apakah memang trading forex begitu susah sehingga banyak orang menjadi korban?

Perencanaan Trading yang Benar

Rp 00.00 Saya pernah mendengar seorang trader berkata : "Keuntungan trading itu terjadi saat exit bukan saat buka posisi". Saya sendiri percaya bahwa yang terpenting dalam trading terletak pada penutupan transaksi, bukan saat kita entry.

Walaupun Anda misalnya berhasil open posisi dipucuk, dan pair tersebut bisa bergerak dengan kencang, tanpa adanya perencanaan keluar pasar secara matang, semuanya akan jadi percuma saja.
Cerita ini mengingatkan saya bertemu dengan seorang trader asal Surabaya, Jawa Timur. Ia mencoba buy GBPUSD. Kebetulan waktu itu harga memang sedang tinggi-tingginya. Lalu dia hold transaksi tersebut hingga beberapa lama.
Gambar 1. Trader Forex
Saat GBPUSD mulai turun, dia belum melepasnya karena merasa harga masih bisa naik. Namun sayang GBPUSD melemah dan turun hingga mengurangi equity hampir 50% dari modal. Akhirnya dia mulai panik dan dengan sangat terpaksa melakukan cut loss.
Perhatikan baik-baik dari cerita di atas. Ketika transaksi kena TP (Take Prof…