Skip to main content

Pemimpin

keputusan seorang pemimpin Rp 00.00
Untuk menjadi seorang pemimpin, cobalah lihat dengan cara ini. Seorang pemimpin itu seperti mesin manusia yang pekerjaanya sebagai tempat pengambil keputusan. 

Untuk membuat keputusan apa pun, ternyata pemimpin harus mempunyai bahan mentah. Bahannya adalah gagasan dan saran. 

Tentu saja jangan mengharapkan orang lain memberikan pemecahan yang siap pakai kepada Anda. Gagasan orang lain hanya untuk membantu menyalakan gagasan pribadi sehingga benak kita menjadi lebih kreatif.

Belum lama ini saya berpartisipasi sebagai instruktur staf di dalam sebuah kursus manajemen eksekutif. Kursus tersebut terdiri atas dua belas sesi. Salah satu dari pokok-pokok tiap pertemuan adalah diskusi 15 menit dengan salah satu kelompok mengenai topik, "Bagaimana saya memecahkan masalah manajemen yang paling mendesak."

rapat darurat
Gambar 1. Meeting

Pada sesi kesembilan, eksekutif yang gilirannya tiba melakukan sesuatu yang berbeda. Bukannya menceritakan bagaimana ia telah memecahkan masalahnya, ia malah mengumumkan topiknya sebagai "Dibutuhkan: Bantuan untuk Memecahkan Masalah Manajemen Paling Mendesak yang Saya Hadapi." 

Ia dengan cepat menguraikan masalahnya dan kemudian meminta gagasan kepada kelompok mengenai cara memecahkannya. Agar pasti ia mendapatkan catatan lengkap dari tiap gagasan yang diusulkan, ia meminta penulis steno di ruangan tersebut mencatat semua yang diucapkan.

Belakangan saya berbicara dengan orang ini dan memuji pendekatannya yang unik. Komentarnya adalah, "Ada beberapa orang yang sangat pandai di dalam kelompok ini. Saya memutuskan mencoba peruntungan saya. Ada kemungkinan besar sesuatu yang dikatakan oleh seseorang selama sesi tersebut mungkin memberi saya petunjuk yang saya perlukan untuk memecahkan masalah tersebut." 

mencari solusi bersama
Gambar 2. Diskusi

Catatan: eksekutif ini menyajikan masalahnya, kemudian mendengarkan. Dalam melakukannya, ia memperoleh beberapa bahan mentah untuk pengambilan keputusan, dan sebagai keuntungan tambahan, anggota lain dari hadirin menikmati diskusi tersebut karena memberi mereka kesempatan untuk ambil bagian.

Share this on Google+
Orang Sibuk | Konsumen

Comments

Popular posts from this blog

Anda Frustasi di Forex? Ini Solusinya

Rp 00.00 Ada sebuah kisah jaman dahulu dari seorang tukang kayu ketika mahkluk-makhluk dibumi masih bisa berbicara layaknya manusia. Ia sehari-hari berprofesi sebagai pemahat. Dari kayu-kayu biasa diubah menjadi mahakarya yang tak ternilai harganya. Suatu hari dia membawa 2 buah kayu besar dari hutan untuk dipahat menjadi patung.
Keesokan harinya, kayu pertama mulai dipahat. Namun tidak sampai selesai, kayu itu menangis. Rasa sakit akibat pahatan tukang kayu itu sungguh tak tertahankan. Tukang kayu memahami penderitaan si kayu dan membujuknya agar sabar karena sakit tersebut hanya sebentar. Sehingga setelah jadi nanti, kayu akan berubah menjadi patung yang sangat memukau.

Rahasia Dinapoli

Rp 00.00

Jurnal Trading

Rp 00.00

Kontak

Rp 00.00

Pair USDCHF

Rp 00.00