Skip to main content

Penjara

terpenjara Rp 00.00
Berpikir kreatif berarti menemukan cara-cara baru yang lebih baik untuk mengerjakan apa saja. Di rumah, di tempat kerja, di dalam komunitas semuanya bergantung pada penemuan cara-cara untuk mengerjakan sesuatu dengan lebih baik. 

Selain dapat dikembangkan, pikiran kreatif selalu identik dengan inovasi-inovasi tiada henti. 

Uniknya setiap detik, setiap saat otak mampu menciptakan pikiran kreatif yang belum pernah kita sangka-sangka sebelumnya. Sekarang, mari kita lihat apa yang dapat kita lakukan untuk mengembangkan dan menguatkan kemampuan dalam berpikir kreatif.

Percaya bahwa sesuatu dapat dilakukan. 
Inilah prinsipnya: Untuk melakukan apa pun, kita harus lebih dahulu percaya bahwa hal itu dapat dilakukan. Percaya sesuatu dapat dilakukan membuat pikiran bergerak untuk mencari cara untuk melaksanakannya. 

Untuk mengilustrasikan cara berpikir kreatif ini dalam sesi pelatihan, saya sering menggunakan contoh ini. Saya meminta kelompok, "Berapa banyak dari Anda yang merasa mungkin untuk menghapuskan penjara dalam 30 tahun mendatang?"

menghapus penjara
Gambar 1. Mengosongkan Penjara

Para peserta selalu tampak bingung, tidak yakin apakah mereka mendengar dengan benar. Jadi, sesudah diam sejenak saya mengulangi, "Berapa banyak dari Anda yang merasa mungkin untuk menghapuskan penjara dalam 30 tahun mendatang?"

Segera sesudah saya meyakinkan mereka bahwa saya bersungguh-sungguh, seseorang selalu berkomentar, "Anda tentu tidak bermaksud mengatakan bahwa Anda ingin melepaskan semua pembunuh, pencuri dan pemerkosa? Tidak sadarkah Anda akan apa artinya ini? Mengapa, tak seorang pun akan aman. Kita harus mempunyai penjara."

Kemudian, peserta-peserta yang lain ikut memberikan komentar. "Hukum dan ketertiban akan ambruk jika kita tidak mempunyai penjara." "Beberapa orang memang dilahirkan sebagai penjahat." "Kita bahkan memerlukan lebih banyak penjara. Apakah Anda membaca koran pagi ini tentang pembunuhan yang baru saja terjadi?"

Dan begitulah mereka melanjutkan, mengatakan kepada saya segala macam alasan yang tepat mengapa kita harus mempunyai penjara. Salah seorang malah mengatakan bahwa kita harus mempunyai penjara supaya polisi dan sipir penjara dapat mempunyai pekerjaan.

Sesudah sekitar sepuluh menit membiarkan kelompok tersebut "membuktikan" mengapa kita tidak dapat menghapus keberadaan penjara, saya mengatakan kepada mereka, "Nah, biarlah saya sebutkan di sini bahwa pertanyaan ini tentang penghapusan penjara sebenarnya digunakan untuk menyampaikan suatu maksud.

"Anda semua telah mengajukan alasan mengapa kita tidak dapat menghapus keberadaan penjara. Apakah Anda bersedia membantu saya sekarang? Maukah Anda berusaha benar-benar keras selama beberapa menit untuk percaya bahwa kita dapat menghapuskan penjara?" 

Dengan semangat bereksperimen, kelompok tersebut bersedia melakukannya. Kemudian saya bertanya, "Nah, dengan asumsi kita dapat menghapus penjara, bagimana kita dapat memulainya?" Saran muncul secara perlahan pada mulanya. Seseorang dengan ragu berkata, "Kita mungkin dapat mengurangi kejahatan jika kita mendirikan lebih banyak pusat kegiatan remaja?"

minimalkan kejahatan
Gambar 2. Penjahat Dihilangkan

Tidak lama kemudian, para peserta yang sepuluh menit lalu begitu menentang gagasan tersebut sekarang mulai berusaha dengan penuh antusias. "Usahakan menghapus kemiskinan. Kebanyakan kejahatan berakar dari tingkat pendapatan yang rendah." "Jalankan penelitian untuk mengenali penjahat sebelum mereka melakukan kejahatan."

"Kembangkan prosedur bedah untuk mengobati beberapa jenis penjahat." "Didik personel penegak hukum dengan metode reformasi yang positif." Ini hanyalah sedikit contoh dari 78 gagasan spesifik yang saya susun untuk dapat membantu mencapai tujuan menghapus keberadaan penjara.

Share this on Google+
Berpikir Kreatif | Belajar Berhasil

Comments

Popular posts from this blog

Kalender Ekonomi

Rp 00.00 Kalender ekonomi sangat dibutuhkan oleh mereka yang memiliki keahlian dalam memprediksi harga berdasarkan berita. Semua trader dapat ikut mencobanya.
Banyak trader fundamental menjadi trader handal hanya karena bisa memilah berita menguntungkan dan berita yang tidak menguntungkan.

Jurnal Trading

Rp 00.00

Youtube Berhadiah

Rp 00.00
Halo Gan.. Ada hadiah menanti Anda lho. Yeah hadiah menarik buat agan dari menonton youtube. Untuk mendapatkan hadiah, Pastikan Anda terdaftar menjadi anggota Juragan Valas.
Setiap bulan akan ada pemenang terpilih dan diumumkan melalui cannel youtube juragan valas. Semoga beruntung ya..

Serius Ingin Berhasil di Forex? Inilah Caranya

Rp 00.00 Bisnis paling mudah menurut kami adalah trading forex. Hanya dengan menyetorkan dana senilai $10 maka kita sudah bisa memulainya. Walaupun tidak sedikit orang menganggap bisnis ini adalah aktifitas sampingan maka mereka tidak serius untuk menggelutinya.
Lalu kita lihat lagi, bisnis apa yang paling banyak memakan korban? ternyata trading forex. Hasil penelitian mendapatkan hampir 95% trader forex rugi dan sebagian lainnya pindah profesi. Apakah memang trading forex begitu susah sehingga banyak orang menjadi korban?

Perencanaan Trading yang Benar

Rp 00.00 Saya pernah mendengar seorang trader berkata : "Keuntungan trading itu terjadi saat exit bukan saat buka posisi". Saya sendiri percaya bahwa yang terpenting dalam trading terletak pada penutupan transaksi, bukan saat kita entry.

Walaupun Anda misalnya berhasil open posisi dipucuk, dan pair tersebut bisa bergerak dengan kencang, tanpa adanya perencanaan keluar pasar secara matang, semuanya akan jadi percuma saja.
Cerita ini mengingatkan saya bertemu dengan seorang trader asal Surabaya, Jawa Timur. Ia mencoba buy GBPUSD. Kebetulan waktu itu harga memang sedang tinggi-tingginya. Lalu dia hold transaksi tersebut hingga beberapa lama.
Gambar 1. Trader Forex
Saat GBPUSD mulai turun, dia belum melepasnya karena merasa harga masih bisa naik. Namun sayang GBPUSD melemah dan turun hingga mengurangi equity hampir 50% dari modal. Akhirnya dia mulai panik dan dengan sangat terpaksa melakukan cut loss.
Perhatikan baik-baik dari cerita di atas. Ketika transaksi kena TP (Take Prof…