Skip to main content

Antusiasme

setuju Rp 00.00
Cara kita berpikir mengenai pekerjaan menentukan bagaimana bawahan kita dapat berpikir mengenai pekerjaan mereka. Itu menandakan bawahan akan selalu mengikuti cara pandang atasan.

Sikap terhadap pekerjaan dari bawahan kita adalah cerminan langsung dari sikap kita sendiri terhadap pekerjaan yang kita lakukan sehari-hari. 

Baik sekali untuk diingat bahwa titik superioritas kita dan kelemahan tampak di dalam perilaku orang yang melapor kepada kita, sama seperti anak merefleksikan sikap orangtuanya. 

Artikel ini akan memberikan petunjuk lebih jelas tentang antusiasme. Setiap orang dapat membuat antusiasme kepada dirinya sendiri.

Pertimbangkan satu karakteristik dari orang yang berhasil adalah antusiasme. Pernahkah Anda memperhatikan bahwa orang bagian penjualan yang antusias di dalam sebuah Toko  Syukur Makmur membuat Anda, pelanggan, menjadi lebih bergairah akan barang yang ditawarkan? 

Pernahkan Anda melihat bagaimana seorang pendeta atau pembicara lain yang penuh semangat membuat para pendengarnya terjaga, siaga, dan antusias? Jika Anda mempunyai antusiasme, orang di sekeliling Anda juga akan memilikinya. 

Akan tetapi bagaimana orang mengembangkan antusiasme? Langkah dasarnya sederhana yaitu berpikirlah penuh antusias. Kembangkan di dalam diri Anda suatu perasaan optimistis dan progresif bahwa "ini hebat dan saya 100 persen menyokongnya." 

semangat
Gambar 1. Antusias

Anda adalah apa yang Anda pikirkan. Berpikirlah penuh antusiasme, maka Anda akan menjadi antusias. Untuk mendapatkan kerja yang berkualitas tinggi, antusiaslah mengenai pekerjaan yang Anda ingin selesaikan. 

Orang lain akan tertular antusiasme yang Anda bangkitkan dan Anda akan mendapatkan prestasi kelas satu. Akan tetapi jika, dengan cara yang negatif, Anda "menipu" perusahaan dalam uang belanja, suplai, waktu dan cara-cara picik lain, maka apa yang dapat Anda harapkan akan dilakukan oleh bawahan Anda. 

Biasakan datang terlambat dan pulang lebih cepat; maka apa menurut Anda yang akan dilakukan oleh "anak buah Anda"? 

Ada satu insentif besar buat kita untuk berpikir benar mengenai pekerjaan sehingga bawahan akan berpikir benar mengenai pekerjaan mereka. Atasan kita mengevaluasi diri kita dengan mengukur kualitas serta kuantitas keluaran yang kita dapatkan dari orang yang melapor kepada kita. 

Mari kita lihat dengan cara ini, siapa yang akan Anda promosikan menjadi manajer penjualan cabang yang para wiraniaganya melakukan pekerjaan superior? atau manajer cabang yang para wiraniaganya hanya mempunyai prestasi biasa saja? 

semangat juang tinggi
Gambar 2. Antusiasme

Siapa yang akan Anda rekomendasikan untuk mendapatkan promosi menjadi manajer produksi penyelia yang departemennya memenuhi kuota, atau penyelia yang departemennya tertinggal di belakang? Di bawah ini adalah dua saran untuk membuat orang lain bekerja lebih banyak dari Anda : 

1. Selalu perlihatkan sikap positif terhadap pekerjaan Anda sehingga bawahan Anda akan "menangkap" cara berpikir yang benar.

2. Sementara Anda mendekati pekerjaan Anda setiap hari, bertanyalah kepada diri sendiri, "Apakah saya layak dalam segala segi untuk ditiru? Apakah semua kebiasaan saya sebegitu rupa sehingga saya akan senang melihat kebiasaan tersebut pada diri bawahan saya?"

Lakukanlah dengan benar maka sikap antusiasme akan menular kepada siapa saja disekitar Anda seperti sebuah virus yang menyebar cepat. Selesaikan tugas ini maka Anda akan mendapatkan hasilnya.

Share this on Google+
Meniru | Semangat

Comments

Popular posts from this blog

Esensi Trading Forex

Rp 00.00 Selama ini belajar disekolah harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Bisa menghafal serta menuliskan kembali teori-teori yang ada akan disebut murid pintar. Cara ini terus dilakukan hingga anak tumbuh dewasa. Artinya murid dilihat kehebatannya berdasarkan seberapa mampu ia menghafal teori yang diajarkan oleh gurunya.
Sayangnya kebiasaan ini juga sampai saat kita belajar trading. Banyak orang menganggap untuk mendapatkan hasil profit maksimal, harus menghafalkan semua teori-teori teknis dengan sempurna. Pernah suatu saat saya bertemu dengan orang yang sepertinya telah hafal chart patttern. Ia berbicara dengan lancar dan menyebutkan masing-masing nama pattern candlestick yang saya sendiri tidak hafal seluruhnya.

Youtube Berhadiah

Rp 00.00
Halo Gan.. Ada hadiah menanti Anda lho. Yeah hadiah menarik buat agan dari menonton youtube. Untuk mendapatkan hadiah, Pastikan Anda terdaftar menjadi anggota Juragan Valas.
Setiap bulan akan ada pemenang terpilih dan diumumkan melalui cannel youtube juragan valas. Semoga beruntung ya..

Kalender Ekonomi

Rp 00.00

Analis VS Trader

Rp 00.00 Di pasar forex kita harus bisa membedakan mana analis dan mana trader. Seorang analis akan cenderung meneliti berbagai faktor. Mencari indikator, menelaahnya untuk menunjang analisa sehingga bisa dipertanggung jawabkan di depan pengguna.
Ia akan mempelajari berbagai macam cara supaya hasilnya selalu benar. Makanya tugas seorang analis dituntut untuk memprediksi dengan akurat. Selain itu, seorang analis harus mampu mengidentifikasi dimana harga sekarang, sudah berada di bawahkah atau di atas.
Uji coba parameter indikator tidak luput dari pantauan demi mendapatkan setting terbaik. Mereka diwajibkan sudah memahami tentang pembentukan market seperti head and shoulder, pennant, flag, double bottom, dan masih banyak lagi. Keadaan candlestick dapat langsung ditentukan apakah membentuk pola harami, bullish engulfing, doji, hanging man, dan lain sebagainya.
Agar bisa memberi rekomendasi kepada investor, mereka harus mampu membuktikan analisanya. Namun terkadang ada oknum analis yang…

Strategi Perang Pasar Forex

Rp 00.00 Tahukah Anda pasar forex adalah ajang pertempuran antar trader. Teknik yang digunakan sama, dua analisa yaitu teknikal dan fundamental. Di pasar ada ribuan orang yang dengan menggunakan analisa terbaiknya bisa mendapatkan keuntungan.
Bayangkan kita disini hanya satu orang berada dibelakang komputer atau smartphone. Sedangkan di dalam pasar terdapat jutaan orang dengan senjata terbaiknya masing-masing. Menurut logika, siapa yang bertahan dalam kemenangan?