Skip to main content

Periklanan

bagian periklanan Rp 00.00
Mengapa banyak orang tidak mau berubah sepanjang hidup mereka? Cara berpikir mereka sendiri yang membuat mereka tetap berada di sana. 

Seorang eksekutif periklanan pernah berkata kepada saya tentang pelatihan tidak resmi yang diadakan di kantor untuk "melatih" orang baru dimana ia semua belum berpengalaman. 

"Sebagai kebijakan perusahaan," katanya, "kami merasa pelatihan awal yang terbaik adalah menugaskan orang muda, biasanya kebetulan lulusan perguruan tinggi sebagai pengantar surat. 

Tujuan kami adalah memberi pendatang baru tersebut pemaparan maksimum pada bermacam hal yang harus dikerjakan dalam pekerjaan periklanan. Sesudah ia mengetahui seluk beluknya, kami memberi tugas kepadanya.

antar surat
Gambar 1. Petugas Pengantar Surat

"Kadang, walaupun kami sudah menjelaskan secara berhati-hati mengapa kami memintanya memulai di ruang pos, mereka merasa bahwa mengantar surat merendahkan mereka dan tidak penting. Jika ini yang terjadi, kami pun tahu kami sudah memilih orang yang salah." 

"Jika ia tidak mempunyai visi untuk melihat bahwa menjadi pengantar surat adalah langkah yang perlu dan praktis menuju tugas yang penting, maka ia tidak mempunyai masa depan di dalam bisnis ini." 
pos indonesia
Gambar 2. Pengirim Surat

Ingat, para eksekutif selalu menjawab pertanyaan ini, Apa jenis pekerjaan yang ia lakukan di tempat ia berada sekarang? Berikut ini adalah beberapa logika yang sehat, langsung, dan mudah. Bacalah sedikitnya lima kali sebelum Anda melanjutkan :

"Orang yang berpikir pekerjaannya penting akan mendapat isyarat mental tentang bagaimana melakukan pekerjaannya dengan lebih baik. Sedangkan pekerjaan yang lebih baik berarti ia akan mendapat promosi lebih besar, uang lebih banyak, prestise lebih mengesankan, serta kebahagiaan lebih menyenangkan."

Share this on Google+
Keberhasilan | Meniru

Comments

Popular posts from this blog

Jurnal Trading

Rp 00.00

Pentingnya Ilmu AQ Pada Trader

Rp 00.00 Kita tahu di dunia ini sudah ada ilmu pengembangan psikologis diantaranya : IQ (Intelligence Quotient), EQ (Emotional Quotient), SQ (Spiritual Quotient), dan ada tambahan lagi yaitu AQ (Adversity Quotient). Ilmu satu ini mengukur tingkat ketahanan seseorang dikala menghadapi situasi sulit.
Ada sebuah potensi di dalam diri yang bisa dikembangkan untuk mencapai suatu tujuan. Fokus dari potensi itu adalah AQ. Bagaimana menghadapi banyak rintangan, cobaan, hambatan, yang menjadi masalah adalah contoh apakah kita sanggup untuk berdiri kembali setelah terjatuh. Semakin cepat bangkit kembali dan mempertahankannya itu menandakan AQ Anda makin tinggi.

Anda Frustasi di Forex? Ini Solusinya

Rp 00.00 Ada sebuah kisah jaman dahulu dari seorang tukang kayu ketika mahkluk-makhluk dibumi masih bisa berbicara layaknya manusia. Ia sehari-hari berprofesi sebagai pemahat. Dari kayu-kayu biasa diubah menjadi mahakarya yang tak ternilai harganya. Suatu hari dia membawa 2 buah kayu besar dari hutan untuk dipahat menjadi patung.
Keesokan harinya, kayu pertama mulai dipahat. Namun tidak sampai selesai, kayu itu menangis. Rasa sakit akibat pahatan tukang kayu itu sungguh tak tertahankan. Tukang kayu memahami penderitaan si kayu dan membujuknya agar sabar karena sakit tersebut hanya sebentar. Sehingga setelah jadi nanti, kayu akan berubah menjadi patung yang sangat memukau.

Level 4

Rp 00.00

Pair EURUSD

Rp 00.00