Skip to main content

Manajemen Risiko

Rp 00.00
Forex merupakan transaksi yang penuh dengan risiko. Baru membuka satu order saja sudah terkena spread. Belum dapat untungpun dikenakan potongan komisi. 

Seperti terjatuh tertimpa tangga bila order tersebut salah, trader tetap harus membayar broker tanpa adanya kompensasi sedikitpun. 


Sebagai bentuk perlawanan dari adanya risiko itu maka trader mencoba menciptakan strategi dalam menghalau terjadinya kerugian. Salah satunya menggunakan metode manajemen risiko. Fungsinya untuk meminimalisir risiko transaksi sehingga fokus utama trader hanyalah profit. 

Aktifitas mengandung risiko biasanya tidak membicarakan soal untung, tetapi potensi rugi yang sangat diperhatikan. Setiap satu kali transaksi ada perkiraan sampai berapa persen modal yang siap hilang.


terjun dari ketinggian
Gambar 1. Terjun Bebas


Teorinya semakin kecil risiko maka semakin cepat untung. Misalnya Anda ambil risiko 10%, untuk mengembalikan loss dibutuhkan profit sebesar 10%. Berbeda jika risiko menjadi 90%. Cukup sulit dan memakan waktu lama untuk bisa balik modal.


Share this on Google+
Manajemen Modal

Comments

Popular posts from this blog

Jurnal Trading

Rp 00.00

Youtube Berhadiah

Rp 00.00
Halo Gan.. Ada hadiah menanti Anda lho. Yeah hadiah menarik buat agan dari menonton youtube. Untuk mendapatkan hadiah, Pastikan Anda terdaftar menjadi anggota Juragan Valas.
Setelah mencapai 100 orang setiap bulan akan ada pemenang terpilih dan diumumkan melalui cannel youtube juragan valas. Semoga beruntung ya..

Solusi Loss Paling Fatal di Forex

Rp 00.00 Sederet Transaksi kita akan mengalami zona loss. Bukan tanpa sebab, bahkan bisa menjadi titik terendah yang trader harapkan untuk capai karir di dunia trading forex.

Maka dari itu, pastikan untuk mengetahui penyebabnya dan memahami apa yang seharusnya dilakukan bila peristiwa tersebut muncul dihadapan kita. Sebenarnya loss yang kita alami bisa digolongkan menjadi 2 macam :

Jempol Market

Rp 00.00

Trader Tangguh

Rp 00.00