Skip to main content

Master Teknikal

Rp 00.00
Trader teknikal masih memiliki masalah serius. Kekalahan yang terjadi akibat perubahan market sering dirasakan. Gejolak harga dan spike suka berdatangan.  

Signal indikator ternyata pintar mengecoh dan membuat trader terjebak kelabakan. Para teknikalis banyak berjatuhan.

Memang trader sering mengandalkan alat bantu berupa indikator atau robot. Namun orang yang berlatih didesa kami tak suka memakai apa-apa. Akibatnya ketika tren datang, rokok sebungkus tinggal dua batang.  

Keadaan yang belum bisa diketahui dengan pasti membuat kondisi market terus berubah seperti acak. Mereka pun heran mengapa trader sukses tidak merasakan demikian. Berikut pernyataan trader sukses teknikal :

Brian Shanon
"Analisis saya sangat sederhana hanya menggunakan harga, volume, moving average, dan beberapa time frame. Saya telah mengujinya selama 15 tahun dengan uang nyata saya sendiri di pasar! Percaya dengan sistem karena pengalaman dan kesuksesan masa lalu. Hal itu tidak bisa diprogram dalam komputer".


trader teknikal
Gambar 1. Brian Shanon

"Gunakan indikator yang simple tapi jangan cari yang paling sempurna. Tidak ada salahnya mendengarkan orang lain, tetapi Anda adalah orang yang menanggung kerugian karena trading. Jadi pastikan Anda tau kenapa melakukan transaksi".

Michael Milligan
"Trading tidak sulit. Kesulitan terbesar adalah disiplin serta komitmen yang diperlukan dalam aktivitas trading".

Jim Wyckoff
"Semakin kompleks dan banyak input dalam trading dapat menyebabkan kebingungan, frustasi, dan mengurangi kemenangan".

Stewart Taylor
"Simple itu mudah dan lebih baik".

John J. Murphy
"Analisis teknis adalah studi pasar yang digambarkan melalui grafik, untuk memprediksikan kecenderungan harga dimasa mendatang".


trader teknikalis
Gambar 2. John J. Murphy

Trader sukses tidak peduli dengan kerumitan indikator. Tidak peduli dengan informasi fundamental yang berlebihan. Mereka mempunyai trading sistem sederhana dimana hampir setiap orang mengetahuinya. Misalnya Moving Average atau pola klasik candlestick.

Sebagian trader menganggap sistem sederhana tidak memakai indikator. Bahkan grafik pun tak ada. Jadi begitu transaksi, modal hilang semua.

Share this on Google+

Comments

Popular posts from this blog

Jurnal Trading

Rp 00.00

Youtube Berhadiah

Rp 00.00
Halo Gan.. Ada hadiah menanti Anda lho. Yeah hadiah menarik buat agan dari menonton youtube. Untuk mendapatkan hadiah, Pastikan Anda terdaftar menjadi anggota Juragan Valas.
Setelah mencapai 100 orang setiap bulan akan ada pemenang terpilih dan diumumkan melalui cannel youtube juragan valas. Semoga beruntung ya..

Tanpa Listrik

Rp 00.00

Pentingnya Ilmu AQ Pada Trader

Rp 00.00 Kita tahu di dunia ini sudah ada ilmu pengembangan psikologis diantaranya : IQ (Intelligence Quotient), EQ (Emotional Quotient), SQ (Spiritual Quotient), dan ada tambahan lagi yaitu AQ (Adversity Quotient). Ilmu satu ini mengukur tingkat ketahanan seseorang dikala menghadapi situasi sulit.
Ada sebuah potensi di dalam diri yang bisa dikembangkan untuk mencapai suatu tujuan. Fokus dari potensi itu adalah AQ. Bagaimana menghadapi banyak rintangan, cobaan, hambatan, yang menjadi masalah adalah contoh apakah kita sanggup untuk berdiri kembali setelah terjatuh. Semakin cepat bangkit kembali dan mempertahankannya itu menandakan AQ Anda makin tinggi.

Menjadi Trader Bukan Sebuah Bakat

Rp 00.00 Profesi didunia ini banyak sekali dan setiap orang memiliki ciri khas masing-masing. Kadang juga ada orang yang memiliki bakat khusus yang tidak dimiliki manusia lain. Hal itu wajar karena kita diberi karunia oleh Tuhan. Lihat saja pelukis, pemahat, penyanyi, dan lain sebagainya.
Bagaimana dengan kita sebagai trader forex? Apakah harus memiliki bakat sejak lahir supaya bisa sukses di bursa forex? Menurut penelitian 99% trader yang sukses di forex bukan karena faktor bakat sejak lahir, tapi merupakan hasil pembelajaran selama bertahun-tahun hingga membentuk karakter dan menjadi berhasil seperti sekarang ini.