Skip to main content

Analis VS Trader

Rp 00.00
Di pasar forex kita harus bisa membedakan mana analis dan mana trader. Seorang analis akan cenderung meneliti berbagai faktor. Mencari indikator, menelaahnya untuk menunjang analisa sehingga bisa dipertanggung jawabkan di depan pengguna.

Ia akan mempelajari berbagai macam cara supaya hasilnya selalu benar. Makanya tugas seorang analis dituntut untuk memprediksi dengan akurat. Selain itu, seorang analis harus mampu mengidentifikasi dimana harga sekarang, sudah berada di bawahkah atau di atas.

Uji coba parameter indikator tidak luput dari pantauan demi mendapatkan setting terbaik. Mereka diwajibkan sudah memahami tentang pembentukan market seperti head and shoulder, pennant, flag, double bottom, dan masih banyak lagi. Keadaan candlestick dapat langsung ditentukan apakah membentuk pola harami, bullish engulfing, doji, hanging man, dan lain sebagainya.

Agar bisa memberi rekomendasi kepada investor, mereka harus mampu membuktikan analisanya. Namun terkadang ada oknum analis yang demi menjaga reputasinya, ketika analisa salah seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa. Berharap rekomendasi itu cepat dilupakan orang.

Namun bila rekomendasinya benar, tidak lama setelah itu dijamin dia pasti koar-koar. Posting di facebook, instagram, twitter, telegram, whatshapp, mengatakan bahwa analisanya terbukti sangar.

Gambar 1. Seorang Trader

Sedangkan seorang trader tidak seperti itu. Ia akan fokus pada alokasi modal. Mencari cara untuk selalu meminimalkan risiko. Walaupun seorang trader juga mempelajari indikator, candlestick, dan teori lainnya, itu semua hanya digunakan untuk menunjang sistem.

Sudut pandang seorang trader adalah mencari untung. Tidak peduli apakah hasil analisa terkadang salah, sepanjang masih menguntungkan tidak jadi soal. Sehingga kita bisa mulai memutuskan sekarang, ingin jadi analis atau trader legendaris adalah pilihan masing-masing.

Kalau analis akan jadi konsultan bergaji fantastis. Sedangkan trader akan jadi orang kaya bergelar miliarder. Anda lebih suka yang mana?

Comments

Popular posts from this blog

Anda Frustasi di Forex? Ini Solusinya

Rp 00.00 Ada sebuah kisah jaman dahulu dari seorang tukang kayu ketika mahkluk-makhluk dibumi masih bisa berbicara layaknya manusia. Ia sehari-hari berprofesi sebagai pemahat. Dari kayu-kayu biasa diubah menjadi mahakarya yang tak ternilai harganya. Suatu hari dia membawa 2 buah kayu besar dari hutan untuk dipahat menjadi patung.
Keesokan harinya, kayu pertama mulai dipahat. Namun tidak sampai selesai, kayu itu menangis. Rasa sakit akibat pahatan tukang kayu itu sungguh tak tertahankan. Tukang kayu memahami penderitaan si kayu dan membujuknya agar sabar karena sakit tersebut hanya sebentar. Sehingga setelah jadi nanti, kayu akan berubah menjadi patung yang sangat memukau.

Rahasia Dinapoli

Rp 00.00

Jurnal Trading

Rp 00.00

Kontak

Rp 00.00

Pair USDCHF

Rp 00.00