Skip to main content

Esensi Trading Forex

Rp 00.00
Selama ini belajar disekolah harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan. Bisa menghafal serta menuliskan kembali teori-teori yang ada akan disebut murid pintar. Cara ini terus dilakukan hingga anak tumbuh dewasa. Artinya murid dilihat kehebatannya berdasarkan seberapa mampu ia menghafal teori yang diajarkan oleh gurunya.

Sayangnya kebiasaan ini juga sampai saat kita belajar trading. Banyak orang menganggap untuk mendapatkan hasil profit maksimal, harus menghafalkan semua teori-teori teknis dengan sempurna. Pernah suatu saat saya bertemu dengan orang yang sepertinya telah hafal chart patttern. Ia berbicara dengan lancar dan menyebutkan masing-masing nama pattern candlestick yang saya sendiri tidak hafal seluruhnya.

Nama-nama teori memang saya gunakan untuk mempelajari market, meskipun tidak hafal semua. Tujuannya berusaha mengerti pola apa yang terbentuk, sama sekali tidak punya keinginan untuk menghafalkan namanya.

Ketika kita melihat candle, apa yang pertama terlintas dipikiran? Berusaha untuk mengingat apa nama pattern yang sedang terbentuk? Ataukah berusaha mengidentifikasikan kondisi market?

Alih-alih berusaha untuk melihat keadaan pasar, justru sibuk mengingat nama dari pattern yang ada. Bila hal itu terkadang kita lakukan, segeralah kembali pada proses belajar sebab cara tersebut sudah menyimpang dan kita hanya berada dipermukaan.

Disebut menyimpang apabila kita terlalu sibuk mengecek kehandalan indikator di masa lalu dan menghitung berapa persen kebenarannya berdasarkan history. Sebaiknya pelajari apa yang hendak dihitung oleh indikator tersebut, dan lihat rumus perhitungannya, dengan begitu kita bisa menangkap logika yang mendasarinya.

Gambar 1. Belajar Trading Forex

Indikator yang bagus diciptakan dari perhitungan sederhana. Contohnya MA, rumusnya hanya menghitung periode sebelumnya. Tidak sulit dan juga tidak kompleks. Cari indikator yang mudah dipahami rumusnya. Bila menemukan indikator yang rumit bisa jadi indikator tersebut malah tidak terlalu bagus.

Untuk itu pahamilah teori yang ada dan fokuslah pada esensinya. Belajar tanpa memahami intisari hanyalah akan membuang-buang waktu saja.

Comments

Popular posts from this blog

Jurnal Trading

Rp 00.00

Rahasia Dinapoli

Rp 00.00

Anda Frustasi di Forex? Ini Solusinya

Rp 00.00 Ada sebuah kisah jaman dahulu dari seorang tukang kayu ketika mahkluk-makhluk dibumi masih bisa berbicara layaknya manusia. Ia sehari-hari berprofesi sebagai pemahat. Dari kayu-kayu biasa diubah menjadi mahakarya yang tak ternilai harganya. Suatu hari dia membawa 2 buah kayu besar dari hutan untuk dipahat menjadi patung.
Keesokan harinya, kayu pertama mulai dipahat. Namun tidak sampai selesai, kayu itu menangis. Rasa sakit akibat pahatan tukang kayu itu sungguh tak tertahankan. Tukang kayu memahami penderitaan si kayu dan membujuknya agar sabar karena sakit tersebut hanya sebentar. Sehingga setelah jadi nanti, kayu akan berubah menjadi patung yang sangat memukau.

Menjadi Trader Bukan Sebuah Bakat

Rp 00.00 Profesi didunia ini banyak sekali dan setiap orang memiliki ciri khas masing-masing. Kadang juga ada orang yang memiliki bakat khusus yang tidak dimiliki manusia lain. Hal itu wajar karena kita diberi karunia oleh Tuhan. Lihat saja pelukis, pemahat, penyanyi, dan lain sebagainya.
Bagaimana dengan kita sebagai trader forex? Apakah harus memiliki bakat sejak lahir supaya bisa sukses di bursa forex? Menurut penelitian 99% trader yang sukses di forex bukan karena faktor bakat sejak lahir, tapi merupakan hasil pembelajaran selama bertahun-tahun hingga membentuk karakter dan menjadi berhasil seperti sekarang ini.

Pair USDCHF

Rp 00.00