Skip to main content

Para Pencari Emas

Rp 00.00
Kalimantan Barat adalah tempat bagi pencari emas alam. Untuk mendapatkan emas mereka harus memeriksa dengan teliti pada lumpur, memisahkannya dari tanah, kemudian diproses menggunakan cairan khusus untuk memunculkan emas dari endapan. Setelah itu barulah mereka melihat setitik emas dengan ukuran beberapa gram.

Bayangkan mereka harus bekerja lebih keras, memilah-milah material bebatuan, dan bila musim hujan, tanah bisa longsor dan mengubur peralatan mereka. Untuk mendapatkan beberapa gram saja mereka harus berjuang mati-matian dan bekerja di atas terik matahari seharian.

Tidak berbeda dengan trading forex. Kita harus memiliki ketekunan dan ketelitian seperti para pekerja emas. Bila Anda berpikir bahwa seorang trader profesional hanya butuh waktu beberapa menit untuk analisa atau menyimpulkan pasar dengan segera, maka ketahuilah di dunia nyata hal itu tidak ada.

Walaupun sudah tersedia robot trading, indikator automatis, dan kalender ekonomi tetap tidak dapat memberikan data secara lengkap. Itu semua hanya digunakan sebagai gambaran kasar atas kondisi market.


Mempelajari analisa teknis ataupun fundamentalis belumlah cukup membuat seseorang sukses di dunia forex. Ada hal lain lagi dimana Anda harus menikmati prosesnya, analisanya, mentalitasnya, ketekunannya, kesabarannya, hingga kedisiplinannya dalam mengolah emosi.

Makanya jangan percaya bila ada yang mengatakan trading forex itu mudah dan tidak sulit, gunakan alat khusus langsung profit, caranya pun tidak rumit, ceklik buy/sell balance jadi buncit, walaupun modalnya hanya sedikit. Ingatlah, sukses itu butuh perjuangan dan pengorbanan seperti para pencari emas. Ada proses yang butuh keseriusan, tapi dari situ terkandung hasil yang membanggakan.

Comments

Popular posts from this blog

Anda Frustasi di Forex? Ini Solusinya

Rp 00.00 Ada sebuah kisah jaman dahulu dari seorang tukang kayu ketika mahkluk-makhluk dibumi masih bisa berbicara layaknya manusia. Ia sehari-hari berprofesi sebagai pemahat. Dari kayu-kayu biasa diubah menjadi mahakarya yang tak ternilai harganya. Suatu hari dia membawa 2 buah kayu besar dari hutan untuk dipahat menjadi patung.
Keesokan harinya, kayu pertama mulai dipahat. Namun tidak sampai selesai, kayu itu menangis. Rasa sakit akibat pahatan tukang kayu itu sungguh tak tertahankan. Tukang kayu memahami penderitaan si kayu dan membujuknya agar sabar karena sakit tersebut hanya sebentar. Sehingga setelah jadi nanti, kayu akan berubah menjadi patung yang sangat memukau.

Rahasia Dinapoli

Rp 00.00

Jurnal Trading

Rp 00.00

Kontak

Rp 00.00

Pair USDCHF

Rp 00.00