Skip to main content

Pilih Kail atau Ikannya

Rp 00.00

Saya mau tanya nih, bila ada orang memberimu hadiah dan disuruh memilih antara kail modern yang harganya Rp.100.000 atau ikan arwana seharga Rp.500.000, mana yang akan Anda pilih?

Jawabannya mungkin bisa berbeda, beberapa orang akan memilih ikan, sebagian lagi suka dengan kailnya. Namun saya yakin rata-rata dari Anda akan memilih kailnya. Selain peratalan lebih modern dan memudahkan dalam memancing, kail siap buat tangkap ikan besar. Karena sejak kecil kita sudah diajarkan bagaimanapun kail itu jauh lebih berguna serta bisa dipakai berulang-ulang. Adanya kail kita mendapatkan ikan lebih banyak dari sekedar membelinya di pasar.

Tapi tahukah Anda bahwa ada cara yang lebih cerdas? Kenapa tidak ambil saja ikan arwana kemudian jual ke pasar, setelah dapat uangnya baru beli 5 kail? bukankah ini lebih menguntungkan?

Mungkin hal ini tidak terpikirkan oleh kita karena sudah menjadi kebiasaan yang berlaku umum bahwa mendapatkan kail selalu lebih bermanfaat daripada ikan. Sehingga tidak banyak pikir panjang langsung memutuskan tanpa menganalisa dari kebiasaan itu.

Gambar 1. Stochastic

Tidak berbeda dalam trading, banyak sekali ilmu yang masih bersifat universal. Penggunaan indikatorpun bervariasi serta bermacam-macam. Orang sering kali menggunakannya, menerapkannya, serta menjadikannya kedalam sistem, tetapi tanpa berusaha memahami apa yang sebenarnya ditunjukkan oleh indikator tersebut, bagaimana ia dibuat, menggunakan perhitungan apa, dan lain sebagainya.

Misalnya ada orang ambil stochastic yang "katanya" mampu mendeteksi overbought dan oversold. Tidak mau tahu penciptaannya, yang penting buy / sell saja jika gelombannya menembus garis. Padahal tahu sendiri kan, stochastic hanya diterapkan dalam kondisi tertentu, perlu ada konfirmasi oleh indikator lain yang menunjukkan kapan saat ideal stochastic digunakan.

Trading hanya berdasarkan kajian dasar dari sebuah indikator tidak akan memberikan hasil yang memuaskan. Untuk itu cobalah analisa apa yang menjadi dasar dari sebuah indikator, agar Anda tidak serampangan dalam melihat signal.

Bila Anda menggunakan indikator yang sudah dipahami isinya, cara indikator menciptakan pola signal, dan menelaah apa sebenarnya yang hendak ditampilkan indikator tersebut, saya yakin trading Anda memberikan hasil yang optimal.

Comments

Popular posts from this blog

Jurnal Trading

Rp 00.00

Tanpa Listrik

Rp 00.00

Rahasia Dinapoli

Rp 00.00

Youtube Berhadiah

Rp 00.00
Halo Gan.. Ada hadiah menanti Anda lho. Yeah hadiah menarik buat agan dari menonton youtube. Untuk mendapatkan hadiah, Pastikan Anda terdaftar menjadi anggota Juragan Valas.
Setelah mencapai 100 orang setiap bulan akan ada pemenang terpilih dan diumumkan melalui cannel youtube juragan valas. Semoga beruntung ya..

Pentingnya Ilmu AQ Pada Trader

Rp 00.00 Kita tahu di dunia ini sudah ada ilmu pengembangan psikologis diantaranya : IQ (Intelligence Quotient), EQ (Emotional Quotient), SQ (Spiritual Quotient), dan ada tambahan lagi yaitu AQ (Adversity Quotient). Ilmu satu ini mengukur tingkat ketahanan seseorang dikala menghadapi situasi sulit.
Ada sebuah potensi di dalam diri yang bisa dikembangkan untuk mencapai suatu tujuan. Fokus dari potensi itu adalah AQ. Bagaimana menghadapi banyak rintangan, cobaan, hambatan, yang menjadi masalah adalah contoh apakah kita sanggup untuk berdiri kembali setelah terjatuh. Semakin cepat bangkit kembali dan mempertahankannya itu menandakan AQ Anda makin tinggi.