Skip to main content

Cara Agar Trading Forex Bebas Stress

Rp 00.00

Kutipan dari Buku How I Made 2 Million In The Stock Market mengatakan : "Aku terlihat seperti cowok yang berniat bunuh diri dari pada orang yang baru saja menjadikan dirinya kaya raya". Sebagai gambaran seseorang yang sedang dirundung kebingungan akan memilih di antara 2 pilihan. Benar-benar sebuah hal tersulit untuk menentukannya.

Pada buku itu seorang trader bernama Darvas merasa galau dalam mengambil keputusan untuk melepas transaksinya atau menahan ketika mengalami floating loss. Meskipun begitu, posisi profit besar pun juga bisa membuat trader stress. Pertimbangannya apabila kita open lagi apakah pasar masih bisa searah dengan transaksi saat ini, namun bila dilepas maka potensi profit tidak bisa didapatkan kembali. 

Apabila tidak open posisi berarti potensi keuntungan menguap begitu saja dan seandainya transaksi dibiarkan maka floating loss bertambah menjadi-jadi. Bukankah ini dilema yang cukup menyakitkan hati?

Suatu hal yang wajar kalau kita ingin mendapatkan keuntungan ketika harga melambung atau saat sedang jatuh. Namun nyatanya itu benar-benar sulit dilakukan. Seseorang yang sudah berpengalaman pun masih salah untuk memprediksi harga berada diposisi bawah atau atas dengan pasti. Semuanya melibatkan emosi, jadi jangan pernah berpikir hanya saat loss saja merasa stress, justru ketika sedang profit kita makin tambah stress. 

Perhatikan juga pada kondisi setelah transaksi. Jangan sibuk menghitung berapa keuntungan ketika posisi masih berjalan. Hal itu berdampak pada psikologis karena begitu harga turun 2 atau 3 poin saja, pikiran sudah ingin cepat-cepat menutupnya. Akibatnya walaupun semua signal belum memberikan perintah untuk tutup posisi, kita sudah ingin melepas duluan. Biarkan saja dulu transaksi berjalan apa adanya dan profit baru bisa diakui saat posisi sudah ditutup kemudian.

Gambar 1. Buku Nicholas Darvas

Kita bisa menggunakan trailing stop bila khawatir harga akan berbalik. Tujuannya hanya untuk memastikan bahwa tren telah berakhir. Artinya kita tidak seharusnya memegang transaksi tersebut lebih lama lagi.

Seorang trader harus selalu bergerak dengan arah trend apapun keadaannya. Ikutilah trend selama mungkin dan disinilah trailing stop akan sangat membantu kita. Dan terpenting jangan punya keinginan untuk tahu open tepat di posisi ujung setiap saat. Jika bisa menerima kenyataan ini, dijamin trading Anda tidak akan stress lagi. Pasti !

Comments

Popular posts from this blog

Rahasia Dinapoli

Rp 00.00

Level 4

Rp 00.00

Pair EURUSD

Rp 00.00

Pentingnya Ilmu AQ Pada Trader

Rp 00.00 Kita tahu di dunia ini sudah ada ilmu pengembangan psikologis diantaranya : IQ (Intelligence Quotient), EQ (Emotional Quotient), SQ (Spiritual Quotient), dan ada tambahan lagi yaitu AQ (Adversity Quotient). Ilmu satu ini mengukur tingkat ketahanan seseorang dikala menghadapi situasi sulit.
Ada sebuah potensi di dalam diri yang bisa dikembangkan untuk mencapai suatu tujuan. Fokus dari potensi itu adalah AQ. Bagaimana menghadapi banyak rintangan, cobaan, hambatan, yang menjadi masalah adalah contoh apakah kita sanggup untuk berdiri kembali setelah terjatuh. Semakin cepat bangkit kembali dan mempertahankannya itu menandakan AQ Anda makin tinggi.

Anda Frustasi di Forex? Ini Solusinya

Rp 00.00 Ada sebuah kisah jaman dahulu dari seorang tukang kayu ketika mahkluk-makhluk dibumi masih bisa berbicara layaknya manusia. Ia sehari-hari berprofesi sebagai pemahat. Dari kayu-kayu biasa diubah menjadi mahakarya yang tak ternilai harganya. Suatu hari dia membawa 2 buah kayu besar dari hutan untuk dipahat menjadi patung.
Keesokan harinya, kayu pertama mulai dipahat. Namun tidak sampai selesai, kayu itu menangis. Rasa sakit akibat pahatan tukang kayu itu sungguh tak tertahankan. Tukang kayu memahami penderitaan si kayu dan membujuknya agar sabar karena sakit tersebut hanya sebentar. Sehingga setelah jadi nanti, kayu akan berubah menjadi patung yang sangat memukau.