Skip to main content

Penting Sebelum Ciptakan Indikator

Rp 00.00
Masih ingat tentang tingkatan trader level dua, semua ilmu trading akan diserap trader ke dalam otak termasuk penggunaan alat bantu juga ikut dipelajari. Lambat laun Anda akan menguasai sebuah indikator, mampu mengubah serta memodifikasi parameternya hingga menjadi alat yang pas. Rancangan alat bantu trading tersebut benar-benar berbeda dari umumnya hingga Anda nyaman memakainya.

Tujuan itu cukup realistis bahwa trader memiliki gambaran yang objektif tentang pasar sehingga bisa membantu keputusan dalam menentukan arah harga kedepan. Namun ingat dalam proses pembuatan indikator, perlu memperhatikan fungsi sebenarnya alat bantu yang akan kita gunakan.

Begitu indikator jadi, diharapkan dapat membantu memetakan kondisi pasar saat ini, itulah kira-kira otak atik indikator dilakukan. Walaupun begitu, kita jangan terjebak pada proses pembuatan indikator.

"Orang malas hancur karena kemalasannya, dan orang pintar bisa musnah karena kepintarannya". Memang benar kata bijak itu, sehingga saat menciptakan indikator harus berhati-hati yang mungkin tidak ada orang lain mencoba ini sebelumnya.

Saya kasih contoh, saat sekolah dulu kita menghadapi soal-soal ujian dengan berbagai metode. Ada yang mencontek, belajar berhari-hari, atau berdoa kepada Tuhan. Semua dilakukan dengan cara masing-masing. Sebagai siswa jujur, memang biasanya sudah mempersiapkan materi jauh-jauh hari sehingga ketika pertanyaan muncul, ia sudah siap. 

Namun berbeda pada siswa yang tidak mau belajar, tidak suka mempersiapkan materi. Ia lebih senang mengambil jalan pintas, menjawab secara ngawur khususnya soal pilihan ganda. Suka memprediksi jawaban sesuai dengan feelingnya. Itu merupakan cara yang ekstrim, tapi benar loh terkadang ada siswa yang melakukannya demikian. 

Gambar 1. Menyontek

Jadi jangan terjebak pada prosesnya namun perhatikan inti jawaban soal yang ada. Merancang sebuah indikator baru memang memerlukan pemikiran dan kreatifitas, karena kita berusaha membuat sesuatu yang belum tentu orang buat. Maka kita harus paham apa yang indikator ingin tampilkan.

Seperti Indikator MA atau MACD, indikator ini sederhana dan mudah digunakan. Jika sebuah indikator forex bisa dijelaskan secara gampang dasar pemikirannya kepada orang awam maka menandakan indikator tersebut layak digunakan. Akan tetapi jika Anda sendiri kebingungan, sebaiknya kaji kembali hingga mudah dipahami.

Rangcanglah indikator dengan benar, jangan terjebak pada prosesnya melainkan fokuskan pada tujuan dasar indikator itu diciptakan. Jangan membuat indikator sia-sia seperti bisa menganalisa hal yang tidak perlu dianalisa.

Comments

Popular posts from this blog

Jurnal Trading

Rp 00.00

Menjadi Trader Bukan Sebuah Bakat

Rp 00.00 Profesi didunia ini banyak sekali dan setiap orang memiliki ciri khas masing-masing. Kadang juga ada orang yang memiliki bakat khusus yang tidak dimiliki manusia lain. Hal itu wajar karena kita diberi karunia oleh Tuhan. Lihat saja pelukis, pemahat, penyanyi, dan lain sebagainya.
Bagaimana dengan kita sebagai trader forex? Apakah harus memiliki bakat sejak lahir supaya bisa sukses di bursa forex? Menurut penelitian 99% trader yang sukses di forex bukan karena faktor bakat sejak lahir, tapi merupakan hasil pembelajaran selama bertahun-tahun hingga membentuk karakter dan menjadi berhasil seperti sekarang ini.

Jempol Market

Rp 00.00

Tanda Trading Anda dalam Ketakutan

Rp 00.00 Ingat pesan ini : "If you're scared of losing, one thing is certain, you are going to loss". Artinya Jika Anda takut kehilangan, satu hal yang pasti, Anda akan rugi. 
Mengalami loss itu sangat wajar dalam trading, bahkan loss bagaikan sisi lain dari mata uang. Tentu saja tidak dapat dipisahkan sama sekali, karena kita tidak bisa cuma mengharapkan gain saja, dan tidak mau menerima lossnya.

Rahasia Dinapoli

Rp 00.00