Skip to main content

Pentingnya Ilmu AQ Pada Trader

Rp 00.00
Kita tahu di dunia ini sudah ada ilmu pengembangan psikologis diantaranya : IQ (Intelligence Quotient), EQ (Emotional Quotient), SQ (Spiritual Quotient), dan ada tambahan lagi yaitu AQ (Adversity Quotient). Ilmu satu ini mengukur tingkat ketahanan seseorang dikala menghadapi situasi sulit.

Ada sebuah potensi di dalam diri yang bisa dikembangkan untuk mencapai suatu tujuan. Fokus dari potensi itu adalah AQ. Bagaimana menghadapi banyak rintangan, cobaan, hambatan, yang menjadi masalah adalah contoh apakah kita sanggup untuk berdiri kembali setelah terjatuh. Semakin cepat bangkit kembali dan mempertahankannya itu menandakan AQ Anda makin tinggi.

Bayangkan jika Anda mengalami kerugian berkali-kali, lalu memutuskan untuk menyerah setelah mengalami loss yang beruntun tersebut. Mungkin karir sebagai trader itu akan cukup sampai disini.

Lihat saja trader seperti Jesse Livermore, pernah jatuh lebih dari 2 kali. Setelah ketiga kalinya ia berhasil melunasi semua hutangnya yang jauh lebih besar dari sekedar membeli pulau dan gunung. Para master trader rata-rata memiki AQ yang tinggi dibandingkan trader pada umumnya.

Bagaimanapun seorang trader tetaplah manusia biasa. Bila loss mendera pasti kita akan mengalami tekanan juga. Namun satu hal yang membedakan adalah bagaimana kita mengatasi rasa trauma akibat loss tersebut. Semakin cepat mengatasi trauma, semakin mampu Anda mengambil peluang berikutnya.

Gambar 1. Bangkit

Peluang itu selalu hadir setiap saat. Mampu tidaknya kita melihat peluang tersebut tergantung dari suasana hati / psikologis / mental. Jika ternyata masih shock atas loss kemarin, maka kita akan ragu untuk melakukan pembelian. Meskipun sinyal yang muncul cukup jelas, karena trauma, efeknya kita akan kehilangan kesempatan. Hal itu tentu memukul kepercayaan yang justru semakin down diri kita.

Berbeda bila Anda mampu mengendalikannya. Loss telah berlalu dan kita sudah memetik pelajaran dari kesalahan tersebut, maka pada saat ada kesempatan muncul, dengan sangat gampang untuk melakukan transaksi. Trader AQ akan mampu melihat setiap kesempatan tanpa ada bayang-bayang trauma loss di masa lalu.

Supaya AQ dapat diterapkan maka perlu adanya penetapan target yang jelas. Ingin profit $1.000 sampai bulan Desember mendatang misalnya. Semakin spesifik target Anda, semakin komitmen untuk mencapainya. Segala tantangan muncul dalam trading sudah tidak menjadi masalah yang besar.

Untuk itu, kita harus tahu dengan jelas hendak kemana dalam satu tahun kedepan, berapa hasil yang kita inginkan, bagaimana gaya hidup yang akan kita capai dari hasil trading. 

Seandainya Anda bisa membayangkan dengan super jelas, bagaimana keadaan Anda pada saat telah berhasil mencapai target itu tentulah kita akan fokus padanya. Meskipun jatuh, kita masih bisa berdiri lagi. Tidak mampu berdiri, kita akan merangkak hingga sukses itu bukan sekedar mimpi lagi.

Comments

Popular posts from this blog

Rahasia Dinapoli

Rp 00.00

Jurnal Trading

Rp 00.00

Pair USDCHF

Rp 00.00

Anda Frustasi di Forex? Ini Solusinya

Rp 00.00 Ada sebuah kisah jaman dahulu dari seorang tukang kayu ketika mahkluk-makhluk dibumi masih bisa berbicara layaknya manusia. Ia sehari-hari berprofesi sebagai pemahat. Dari kayu-kayu biasa diubah menjadi mahakarya yang tak ternilai harganya. Suatu hari dia membawa 2 buah kayu besar dari hutan untuk dipahat menjadi patung.
Keesokan harinya, kayu pertama mulai dipahat. Namun tidak sampai selesai, kayu itu menangis. Rasa sakit akibat pahatan tukang kayu itu sungguh tak tertahankan. Tukang kayu memahami penderitaan si kayu dan membujuknya agar sabar karena sakit tersebut hanya sebentar. Sehingga setelah jadi nanti, kayu akan berubah menjadi patung yang sangat memukau.

Menjadi Trader Bukan Sebuah Bakat

Rp 00.00 Profesi didunia ini banyak sekali dan setiap orang memiliki ciri khas masing-masing. Kadang juga ada orang yang memiliki bakat khusus yang tidak dimiliki manusia lain. Hal itu wajar karena kita diberi karunia oleh Tuhan. Lihat saja pelukis, pemahat, penyanyi, dan lain sebagainya.
Bagaimana dengan kita sebagai trader forex? Apakah harus memiliki bakat sejak lahir supaya bisa sukses di bursa forex? Menurut penelitian 99% trader yang sukses di forex bukan karena faktor bakat sejak lahir, tapi merupakan hasil pembelajaran selama bertahun-tahun hingga membentuk karakter dan menjadi berhasil seperti sekarang ini.