Skip to main content

Tanda Trading Anda dalam Ketakutan

Rp 00.00
Ingat pesan ini : "If you're scared of losing, one thing is certain, you are going to loss". Artinya Jika Anda takut kehilangan, satu hal yang pasti, Anda akan rugi. 

Mengalami loss itu sangat wajar dalam trading, bahkan loss bagaikan sisi lain dari mata uang. Tentu saja tidak dapat dipisahkan sama sekali, karena kita tidak bisa cuma mengharapkan gain saja, dan tidak mau menerima lossnya.

Anggap saja loss dalam trading sebagai biaya operasional. Usahakan agar biaya operasional itu bisa ditekan serendah mungkin. Tapi sebagai manusia kadang kita tidak hati-hati, sehingga mengalami loss yang diluar ekspektasi. 

Hal seperti ini bisa menimbulkan trauma yang menjadikan berikutnya kita menjadi terlalu khawatir untuk buka posisi lagi. Harga turun satu poin saja sudah ingin segera cut loss. Akibatnya keputusan sell kita sudah tak realistis, tidak berdasarkan sistem lagi, tapi karena ngeri lihat harga.

Sebetulnya musuh trader yang utama adalah diri sendiri, meskipun kita sudah menyusun rencana dengan matang, tapi karena takut dan sedikit serakah, maka keputusan kita sudah tidak objektif lagi, tapi lebih karena dorongan emosional semata.

Apabila kita mengambil posisi dengan perasaan takut akan loss, maka semua keputusan berikutnya akan sangat subjektif. Semakin seseorang takut maka dia tidak bisa mengambil keputusan yang tepat menghadapi situasi apapun.

Trader yang objektif tentu bisa memprediksi arah gerakan market, karena toh gerakan harga forex selalu berulang. Jika sudah cukup lama memperhatikannya, Anda akan sadar bahwa gerakan forex polanya hanya itu-itu saja. 

Gambar 1. Ketakutan

Namun kenyataannya setelah berhubungan dengan uang, kemampuan analisa seseorang akan menjadi bebal karena adanya rasa fear/greed tersebut. semakin besar jumlah uang yang kita kelola, semakin besar tekanan psikologisnya. Semakin kacaulah semua keputusan kita, semua ilmu teknis menjadi terlupakan dengan sempurna.

Penting sekali untuk bisa mengendalikan rasa fear/greed tersebut, harus selalu disiplin MM, pastikan mengambil risiko yang bisa kita terima. Risiko yang berlebihan akan selalu mengkhawatirkan kepala dan pikiran.

Jika Anda berada dalam posisi tidak bisa tidur nyenyak di waktu malam, selalu khawatir dan ingin melihat candlestick, itu tandanya Anda trading dalam keadaan fear. Solusinya dengan mengurangi bobot jumlah transaksi sampai di level mana kita bisa trading dengan tenang dan tanpa tekanan.

Pada saat Anda bisa trading dengan nyaman, kemampuan terbaik akan muncul. Jangan sampai kemampuan kita jadi hilang karena selalu trading dengan perasaan khawatir dan was-was. Pastikan ambil keputusan dengan benar.

Comments

Popular posts from this blog

Jurnal Trading

Rp 00.00

Menjadi Trader Bukan Sebuah Bakat

Rp 00.00 Profesi didunia ini banyak sekali dan setiap orang memiliki ciri khas masing-masing. Kadang juga ada orang yang memiliki bakat khusus yang tidak dimiliki manusia lain. Hal itu wajar karena kita diberi karunia oleh Tuhan. Lihat saja pelukis, pemahat, penyanyi, dan lain sebagainya.
Bagaimana dengan kita sebagai trader forex? Apakah harus memiliki bakat sejak lahir supaya bisa sukses di bursa forex? Menurut penelitian 99% trader yang sukses di forex bukan karena faktor bakat sejak lahir, tapi merupakan hasil pembelajaran selama bertahun-tahun hingga membentuk karakter dan menjadi berhasil seperti sekarang ini.

Jempol Market

Rp 00.00

Rahasia Dinapoli

Rp 00.00